Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pegadaian: Transformasi Digital Kunci Pahami Perilaku Gadai Masyarakat

Pegadaian memanfatkan digitalisasi untuk menjaga kinerja sepanjang 2020 yang tertekan pandemi.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  20:39 WIB
Karyawan menunjukan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (18/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan emas di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (18/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Transformasi digital dinilai sebagai kunci pengembangan bisnis gadai dalam jangka panjang. PT Pegadaian (Persero) menilai digitalisasi sebagai faktor kunci memahami perilaku masyarakat terhadap bisnis gadai.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian Ninis Kesuma Adriani menyatakan bahwa bisnis gadai menghadapi kendala yang cukup kompleks di masa pandemi Covid-19. Terbatasnya aktivitas tatap muka membuat operasional gadai yang bersifat langsung menjadi terganjal.

Kondisi itu turut dirasakan oleh Pegadaian sebagai pemimpin di industri gadai. Oleh karena itu, perseroan memanfatkan digitalisasi untuk menjaga kinerja sepanjang 2020.

"Tipikal nasabah dan tipikal bisnis [gadai] menjadi salah satu tantangan bagi kami di tengah pandemi Covid-19. Namun, di balik ini sebetulnya kami melakukan banyak hal, termasuk automasi proses bisnis," ujar Ninis dalam acara Coffee Talk With CFO bertajuk The Evolving World of CFO yang digelar Microsoft bersama Bisnis Indonesia, Kamis (4/3/2021).

Dia mencontohkan, transformasi digital membuat Pegadaian dapat memahami perilaku nasabah (customer behavior) dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat pandemi. Nasabah Pegadaian tercatat semakin beragam, baik dari sisi usia, latar belakang ekonomi, hingga pemanfaatan teknologi dalam menggunakan layanan perseroan.

"Kalau sampai tidak memahami ini dan tidak mengadopsinya dalam bisnis, rasanya akan berat," ujar Ninis.

Dia menilai bahwa analisa menggunakan teknologi akan seterusnya diperlukan oleh industri gadai. Pemanfaatan teknologi pun bahkan mengubah paradigma direktorat keuangan yang dipimpinnya.

Menurut Ninis, awalnya direktorat keuangan kerap berkaitan dengan aktivitas pencatatan, pelaporan, pengaturan bujet, sehingga cakupannya sempit. Namun, seiring perkembangan teknologi divisi itu memiliki peranan yang lebih strategis dalam menentukan arah perusahaan.

Dia menjabarkan bahwa transformasi digital membuat direktorat keuangan memiliki kendali lebih besar terkait kebijakan adopsi teknologi. Nantinya, digitalisasi itu akan menunjang pertumbuhan dari unsur-unsur lain di Pegadaian, sehingga bisnis lebih efisien.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN pegadaian digitalisasi
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top