Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Indonesia Klaim Uang Elektronik Semakin Dicintai

Pertumbuhan pembayaran digital dan digital banking tercermin dari nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada Februari 2021 sebesar Rp19,2 triliun, atau naik 26,42% (year on year/yoy).
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 19 Maret 2021  |  02:12 WIB
Kartu Flazz dengan logo terbaru yang diluncurkan pada saat BCA Expoversary Online 2021.  - Dok. BCA
Kartu Flazz dengan logo terbaru yang diluncurkan pada saat BCA Expoversary Online 2021. - Dok. BCA

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia mengklaim transaksi ekonomi dan keuangan digital terus tumbuh tinggi sejalan dengan meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat untuk berbelanja daring, meluasnya pembayaran digital dan akselerasi digital banking.

Pertumbuhan tersebut tercermin dari nilai transaksi Uang Elektronik (UE) pada Februari 2021 sebesar Rp19,2 triliun, atau naik 26,42% (year on year/yoy). Volume transaksi digital banking juga terus meningkat 36,41% (yoy) mencapai 464,8 juta transaksi dan nilai transaksi digital banking tumbuh 22,94% (yoy) mencapai Rp2.547,5 triliun per Februari 2021.

"Transaksi ekonomi dan keuangan digital terus tumbuh tinggi sejalan dengan meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat," sebut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo usai RDG BI, Kamis (18/3/2021).

Dia melanjutkan Bank Indonesia memperkirakan tren digitalisasi masih akan terus berlanjut dengan mempertimbangkan pesatnya perkembangan teknologi, inovasi, serta perluasan dan penguatan ekosistem digital.

Dari sisi kebijakan sistem pembayaran, Bank Indonesia terus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital, antara lain dengan perluasan akseptasi QRIS melalui implementasi fitur QRIS Customer Presented Mode (CPM) serta penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran dalam e-commerce.

Di sisi lain, Perry melanjutkan uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Februari 2021 mencapai Rp783,6 triliun, tumbuh 11,95% (yoy).

Adapun, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, Kartu Debet, dan Kartu Kredit pada Februari 2021 tercatat Rp579,6 triliun, mengalami kontraksi 4,93% (yoy) sejalan dengan masih terbatasnya mobilitas dan lemahnya permintaan domestik akibat pandemi Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia perbankan uang elektronik
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top