Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2020, Bank Nagari Cetak Laba Rp330,24 Miliar

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini (30/3/2021), laba bersih tahun berjalan di sepanjang tahun lalu tercatat turun 12,43% secara year on year (yoy). Pada 2019, laba bersih tahun berjalan tercatat Rp377,10 miliar.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  10:32 WIB
Kantor Bank Nagari, Padang. - bank nagari
Kantor Bank Nagari, Padang. - bank nagari

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari) mencatatkan perolehan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp330,24 miliar per 31 Desember 2020.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini (30/3/2021), laba bersih tahun berjalan di sepanjang tahun lalu tercatat turun 12,43% secara year on year (yoy). Pada 2019, laba bersih tahun berjalan tercatat Rp377,10 miliar.

Laba bersih yang merosot berasal dari menurunnya pendapatan bunga bersih sebesar 5,95%, dari Rp1,50 triliun per 31 Desember 2019 menjadi Rp1,41 triliun per 31 Desember 2020.

Kredit yang diberikan mencapai Rp17,94 triliun atau tumbuh 2,99% secara year on year. Demikian pula, pembiayaan syariah mencapai Rp1,58 triliun atau tumbuh 4,64% secara yoy.

Kenaikan juga terjadi di penghimpunan dana pihak ketiga sebesar 4,83% secara yoy. Kenaikan tersebut terutama berasal dari jenis deposito yang mencapai Rp11,47 triliun atau naik 10,18% yoy.

Dari sisi aset, Bank Nagari mencatatkan total aset sebesar Rp25,55 triliun per 31 Desember 2020, meningkat dari posisi akhir 2019 sebesar Rp24,43 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan laba bank bank nagari
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top