Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Bank Mini Naik Berjamaah Hari Ini, Euforia Sesaat Digitalisasi Perbankan?

Nafan mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati dalam bertransaksi dan menyikapi kenaikan harga saham bank mini tersebut. Menurutnya, kenaikan harga ini bisa jadi masih bersifat euforia sesaat. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 07 April 2021  |  20:27 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menghijau dengan kenaikan sebesar 33,8  poin atau sebesar 0,56% menjadi 6.036. 

Pada perdagangan kali ini, Rabu (7/4/2021) emiten perbankan, khususnya bank dengan kapitalisasi pasar kecil, ramai-ramai mengalami kenaikan harga saham. Bahkan, ada beberapa emiten yang tercatat menyentuh level kenaikan maksimum alias ARA (auto reject atas). 

Di sisi lain, pergerakan harga saham bank-bank skala menengah-besar justru bervariasi dengan kenaikan yang sangat tipis dan malah ada yang ditutup mengalami penurunan. 

Berdasarkan pantauan Bisnis, saham emiten BBHI (PT Bank Harda International Tbk.) terkena ARA dengan kenaikan sebesar 24,73% diikuti saham BMAS  (PT Bank Maspion Indonesia Tbk.) yang naik 24,3%. 

Kemudian, saham bank dengan kenaikan tertinggi yakni BGTG tercatat naik 16,1%, lalu diikuti oleh BBSI yang naik 10,59%, dan BNBA naik 9,85%. 

BNBA (PT Bank Bumi Arta Tbk.) juga sempat menyentuh ARA dengan harga saham mencapai Rp1.650 kendati pada akhirnya turun lagi menjelang penutupan pasar. 

Adapun, saham BBCA (PT Bank Central Asia Tbk.) tercatat naik tipis sebesar 1,38%, BMRI hanya naik 0,8%, BBRI stagnan. Bank lainnya mengalami penurunan ke zona merah seperti MEGA yang tercatat minus 1,97%, BBNI minus 0,86% dan ARTO yang minus 0,25%. 

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai kondisi saham bank-bank kecil yang kompak menghijau pada hari ini karena euforia digitalisasi perbankan. 

Selain itu, menurutnya, kenaikan signifikan saham BBHI dan BMAS juga tak lepas dari rencana perseroan untuk menggelar rights issue dalam waktu dekat demi menambah permodalan perseroan. 

Nafan mengingatkan investor untuk tetap berhati-hati dalam bertransaksi dan menyikapi kenaikan harga saham bank mini tersebut. Menurutnya, kenaikan harga ini bisa jadi masih bersifat euforia sesaat. 

"Cermati GCG emiten, prospek perusahaan, kinerja fundamental perusahaan dan analisa teknikal juga perlu. Kebetulan BBHI dan BMAS masih kurang likuid pergerakan harga sahamnya," katanya ketika dihubungi Bisnis, Rabu (7/4/2021). 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan emiten bank Bank Digital
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top