Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mayoritas Nasabah Saving Plan Jiwasraya Pilih Skema Restrukturisasi Polis 5 Tahun

Proses restrukturisasi polis nasabah bancassurance atau saving plan kerap menjadi sorotan karena besarnya liabilitas dari produk tersebut.
Pekerja membersihkan logo milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta, Rabu (31/7). Bisnis/Abdullah Azzam
Pekerja membersihkan logo milik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta, Rabu (31/7). Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyatakan bahwa sebagian besar atau sekitar 80 persen nasabah saving plan memilih skema restrukturisasi polis opsi 2, yakni pembayaran selama lima tahun dengan uang muka 5 persen dari nilai tunai.

Ketua Tim Solusi Jangka Menengah Restrukturisasi Polis Jiwasraya sekaligus Direktur Teknik Jiwasraya Angger P. Yuwono menjelaskan bahwa proses restrukturisasi terus mencatatkan perkembangan. Sebagian besar nasabah dari seluruh segmen telah menyetujui skema tersebut.

Hingga Jumat (16/4/2021), sebanyak 91,3 persen nasabah bancassurance atau 15.934 polis telah menyetujui restrukturisasi polis. Lalu, 76,6 persen nasabah korporasi atau 1.546 polis dan 71,9 persen nasabah ritel atau 131.366 polis telah setuju dipindahkan ke PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life).

Proses restrukturisasi polis nasabah bancassurance atau saving plan kerap menjadi sorotan karena besarnya liabilitas dari produk tersebut. Namun, Angger menyatakan bahwa para nasabah menyetujui upaya penyehatan polis tersebut, melalui tiga skema restrukturisasi yang telah ditawarkan.

"Pilihan paling banyak itu skema ketiga atau disebut opsi 2, sebagian besar itu, hampir 80 persen [dari nasabah saving plan]," ujar Angger dalam diskusi terbatas yang diikuti Bisnis pada Selasa (19/4/2021).

Berdasarkan catatan Bisnis, terdapat total 17.459 nasabah saving plan. Artinya, sekitar 13.967 nasabah menyetujui opsi 2 restrukturisasi, atau mencakup 87,6 persen dari total nasabah yang telah menyetujui restrukturisasi per Jumat (16/4/2021).

"Tapi banyak juga yang memilih [opsi utama restrukturisasi polis] 15 tahun," ujar Angger.

Terdapat tiga skema restrukturisasi polis bagi nasabah saving plan, yang ada dalam produk JS Mantap Plus. Ketiga skema itu disebut dengan opsi utama, opsi 1, dan opsi 2.

Opsi utama adalah pembayaran nilai tunai secara penuh atau 100 persen dengan dicicil selama 15 tahun. Pembayaran klaim dilakukan sebesar 5 persen setiap tahunnya dalam sepuluh tahun pertama dan 10 persen setiap tahunnya dalam lima tahun terakhir.

Nasabah pun mendapatkan asuransi kecelakaan dengan manfaat 25 persen dari nilai tunai polis saving plan. Polis JS Mantap Plus opsi utama ini tidak dapat dibatalkan selama masa kontrak, kecuali tertanggung meninggal dunia.

Opsi 1 adalah pembayaran klaim dengan tempo cicilan yang lebih cepat, yakni lima tahun. Namun, pembayaran dilakukan sebesar 71 persen atau terdapat haircut sekitar 29 persen dari nilai tunai dan nasabah mendapatkan asuransi kecelakaan jika memilih opsi ini.

Pembayaran dilakukan sebesar 15 persen pada tahun pertama; 5 persen pada tahun kedua, ketiga, dan keempat; serta 41 persen sisanya dibayarkan pada tahun kelima. Polis ini pun tidak dapat dibatalkan dengan ketentuan seperti opsi utama.

Opsi 2 adalah cicilan klaim selama lima tahun dengan terdapat pembayaran di muka sebesar 10 persen oleh IFG Life, nasabah pun memperoleh asuransi kecelakaan. Dalam skema ini terdapat haircut 31 persen, sehingga setelah dikurangi pembayaran di muka, pembayaran sisa nilai tunai sekitar 59 persen dilakukan dalam lima tahun.

Pembayaran di opsi 2 ini yakni 10 persen di muka, lalu 5 persen pada tahun kedua dan ketiga, 9 persen pada tahun keempat, serta 30 persen pada tahun kelima. Ketentuan pembatalan polis ini pun sama dengan Plan A dan B.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper