Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hary Tanoe: Setelah Rights Issue, MNC Bank (BABP) Langsung Lompat Jadi BUKU III

Dia menjelaskan target dana yang dihimpun dari rights issue tersebut akan menjadikan MNC Bank naik ke BUKU III, yakni bank umum dengan permodalan inti antara Rp5 triliun - Rp30 triliun. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  14:56 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) didampingi oleh Direktur Bank MNC Teddy Tee (kiri) dan CTO MNC Group Yudi Hamka menjawab sejumlah pertanyaan dalam public expose PT Bank MNC Intenasional Tbk., Rabu (9/6/2021).  - Dok. MNC
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) didampingi oleh Direktur Bank MNC Teddy Tee (kiri) dan CTO MNC Group Yudi Hamka menjawab sejumlah pertanyaan dalam public expose PT Bank MNC Intenasional Tbk., Rabu (9/6/2021). - Dok. MNC

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank atau BABP) menargetkan perseroan mampu naik tingkat menjadi bank umum kegiatan usaha (BUKU) III setelah aksi penambahan modal melalui rights issue.

"MNC Bank akan berusaha dengan rights issue ini bisa langsung lompat ke BUKU III," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, (9/6/2021).

Meski tidak menyebutkan angka pastinya, dia menjelaskan target dana yang dihimpun dari rights issue tersebut akan menjadikan MNC Bank naik ke BUKU III, yakni bank umum dengan permodalan inti antara Rp5 triliun - Rp30 triliun. 

Adapun, saat ini, BABP masih berada di kategori BUKU II yakni dengan permodalan inti berkisar Rp1 triliun hingga Rp 5 triliun.

Hary menjelaskan semakin banyak dana yang diperoleh akan semakin meningkatkan kemampuan leverage dari bank tersebut. "Untuk target dana yang diperoleh, semakin banyak ekuitasnya makan akan semakin bagus karena leverage makin besar," katanya.

Dia mengungkapkan, dalam aksi korporasi rights issue kali ini, sudah ada banyak anchor investor yang sudah melakukan pendekatan, melakukan negosiasi.

"Banyak sekali yang datang untuk menjalin kerja sama, akan dicari yang bisa memberikan nilai tambah, karena funding satu hal, tapi tidak kalah pentingnya bagaimana bisa membangun MotionBanking ke depan supaya lebih cepat lagi tumbuhnya," jelasnya.

Selain itu, penambahan modal HMETD ini akan juga ditawarkan kepada publik.

"Publik kan pemegang sahamnya banyak sekarang transaksi di bursa sangat aktif. Kalau ada rights issue pasti mereka subscribe," jelasnya.

Seperti diketahui anak perusahaan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) menyetujui rencana Penambahan Modal Perseroan Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Non HMETD) dan rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam RUPSLB hari ini.

Dana yang diperoleh dari dua aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan MNC Bank.

Selain itu, memperluas kapasitas pinjaman MNC Bank dan akuisisi nasabah secara digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis, dan yang terpenting untuk mendukung pengembangan MotionBanking sebagai aplikasi perbankan digital paling terintegrasi, termasuk Pengembangan Credit Scoring berbasiskan AI dan pengintegrasian MotionPay serta kartu kredit virtual (Visa dan Mastercard) dan aplikasi fintech terkait lainnya yang dimiliki MNC Group maupun pihak eksternal.

“Non HMETD dan HMETD diprioritaskan untuk investor strategis atau investor finansial kredibel yang dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan layanan perbankan digital MotionBanking," kata Presiden Direktur MNC Bank Mahdan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Pemegang saham telah setuju dan menerima Laporan Tahunan yang diaudit untuk tahun buku 2020, termasuk laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris tahun buku 2020.

RUPST juga menyetujui pengangkatan anggota Direksi baru Teddy
Setiawan Tee, di mana pengangkatan tersebut akan efektif setelah
lulus fit and proper test dari OJK.

Pengangkatan Teddy untuk memimpin transformasi pelayanan perbankan digital MotionBanking menjadi yang terdepan di Indonesia, dimana MotionBanking ditargetkan akan meraih 30 juta pengguna dalam jangka waktu 5 tahun.

MotionBanking akan menjadi lokomotif pertumbuhan kinerja MNC Bank serta layanan keuangan digital lainnya dalam MNC Kapital.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan right issue mnc Aksi Korporasi
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top