Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi! Aplikasi Bank Jago (ARTO) Tertanam di Gojek

Nasabah Bank Jago bisa menggunakan kantong Jago untuk bertransaksi di aplikasi Gojek. Integrasi ini awal dari berbagai sinergi Jago dan Gojek yang dinilai akan menguntungkan konsumen.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 22 Juli 2021  |  14:15 WIB
Resmi! Aplikasi Bank Jago (ARTO) Tertanam di Gojek
Gojek resmi mengumumkan kolaborasi dengan Bank Jago, Kamis (22/7/2021). Integrasi tahap awal dengan aplikasi Jago akan melengkapi opsi pembayaran non-tunai yang tersedia di aplikasi Gojek. - Dok. Bank Jago
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah resmi berinvestasi di Bank Jago pada Desember 2020, Gojek hari ini memperkenalkan tahap awal kolaborasi dengan Bank Jago. Pada tahap ini, nasabah dapat menggunakan kantong Jago sebagai sumber dana untuk membayar berbagai layanan seperti transportasi, makanan, dan tagihan di aplikasi Gojek.

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menjelaskan, integrasi tahap awal dengan aplikasi Jago semakin melengkapi opsi pembayaran non-tunai yang tersedia di aplikasi Gojek. Nasabah Bank Jago semakin mudah bertransaksi tanpa perlu top up saldo, karena setiap transaksi akan langsung mendebet sumber dana di kantong Jago yang terhubung dengan aplikasi Gojek.

“Kemitraan ini akan terus menghadirkan berbagai inovasi dan kemudahan dalam layanan keuangan digital ke depannya, salah satunya pembukaan akun Bank Jago yang akan bisa dilakukan langsung dari aplikasi Gojek,” kata Nila dalam keterangan resmi, Kamis (22/7/2021). 

Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Bank Jago Tjit Siat Fun menambahkan integrasi fase awal dua aplikasi ini akan memberikan banyak manfaat sekaligus pengalaman baru bagi nasabah dalam bertransaksi. Selain menghemat waktu dan biaya untuk top up saldo, integrasi kantong Jago dengan aplikasi Gojek juga mendisiplinkan nasabah dalam mengatur keuangannya.

Aplikasi Jago memungkinkan nasabah memiliki banyak kantong untuk tujuan berbeda-beda. Seperti kantong untuk dana liburan, investasi, pendidikan dan belanja. Nasabah juga bisa membuat satu kantong khusus yang terhubung dengan Gojek, sehingga tidak bercampur aduk dengan sumber dana untuk tujuan lainnya,” kata Siat Fun.

Dia mencontohkan, seorang nasabah dapat mengalokasikan sekitar 50% dari penghasilannya untuk biaya hidup selama sebulan, seperti transportasi sehari-hari dengan Gojek, atau pengeluaran untuk membeli makanan melalui GoFood. Nasabah dapat memisahkan dana tersebut ke kantong khusus yang terhubung dengan aplikasi Gojek. Isi kantong ini akan terdebet secara otomatis setiap nasabah bertransaksi di aplikasi Gojek.

“Jadi, selain tidak perlu buang waktu dan biaya untuk top up saldo, nasabah juga dapat mengecek riwayat transaksi di kantong khusus tersebut secara detail dan terperinci. Lama kelamaan, pengalaman baru ini membuat nasabah semakin disiplin dan lebih presisi dalam belanja bulanannya,” tambah Siat Fun.

Gojek dan Jago mendeskripsikan integrasi aplikasi fase awal ini sebagai tonggak bersejarah kedua pihak. Integrasi aplikasi juga membawa pelayanan nasabah ke level lebih tinggi.

“Kami percaya kolaborasi ini akan terus membuka akses layanan keuangan digital yang mudah kepada seluruh lapisan masyarakat dan mempercepat inklusi keuangan di Indonesia,” tutup Nila.

Untuk menikmati integrasi ini, konsumen dapat melakukan update aplikasi Gojek mereka di App Store atau Play Store. Selain itu pendaftaran akun Bank Jago juga dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasi Bank Jago melalui layanan Google Play dan Apple Store.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gojek bank jago Bank Digital
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top