Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sangmology ala Kaesang Kali Ini Sebut Saham BGTG Menarik. Begini Alasannya

Pada perdagangan hari ini BGTG bergerak di rentang 260 hingga 290 sampai pukul 14.03 dengan volume perdagangan sebesar 1,09 miliar saham dan turnover senilai Rp297,29 miliar.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 27 Juli 2021  |  14:06 WIB
Direktur Utama PT PSS, Kaesang Pangarep. - Istimewa
Direktur Utama PT PSS, Kaesang Pangarep. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Kaesang Pangarep kali ini memberikan rekomendasi saham PT Bank Ganesha Tbk. (BGTG). Adapun BGTG adalah bank Buku 2 yang 29,86 persen sahamnya dimiliki oleh GSMF yang termasuk dalam Gajah Tungal Group.

Putra Presiden Joko Widodo tersebut memang kerap kali memberikan rekomendasi atau Sangmology melakui akun media sosialnya atau twitter.

Menurutnya, saham BGTG tersebut memiliki daya tarik, apalagi bank tersebut juga telah bertranformasi ke arah digital. Dia menyebutkan pada 2021, BGTG memulai program BANGGA yang berfokus pada pengembangan fitur-fitur internet dan mobile banking untuk menyempurnakan transformasi digital.

Sementara dari sisi kinerja perusahaan, Kaesang menjabarkan perusahaan memiliki modal pada kuartal I/2021 senilai Rp1,14 triliun sehingga harus melakukan rights issue atau penerbitan saham baru dengan memesan efek terlebih dahulu (HMETD) untuk memenuhi modal minimum Rp2 triliun di akhir 2021 dan Rp3 triliun pada akhir 2022.

Sementara dari sisi saham, lanjut Kaesang, PBV BGTG di harga Rp197/unit hanya 1,9 kali. Pun jika BGTG naik ke level di atas Rp300/unit valuasi bank mini tersebut masih murah dibandingkan dengan bank digital lainnya.

Sebagai informasi, PVG adalah metode valuasi yang membandingkan nilai buku suatu emiten dengan harga pasarnya. Semakin rendah PBV makan perusahaan dianggap semakin murah. PBV akan dianggap murah jika memiliki rasio di bawah angka 1 kali.

"Jangkankan 300, lha wong sebetulnya 500-600 aja masih tergolong wajar, kalau dibandingkan Bank Digital lainnya @sahamRakyat [disclaimer On]," cuit Kaesang pada Minggu (25/7/2021).

Pasca rekomendasi tersebut pada perdagangan Senin kemarin, saham terdorong ke level tertinggi harian alias ARA yakni kenaikan 25 persen dengan nilai transaksi yang sangat ramai di angka Rp436 miliar.

Akan tetapi euforia kenaikan saham tidak sempat tertahan di zona merah, namun pada perdagangan sesi kedua, berbalik arah ke zona hijau di level harga Rp270.

Adapun, pada perdagangan hari ini, Selasa (27/7/2021), saham Bank Ganesha bergerak di rentang 260 hingga 290 sampai pukul 14.03 dengan volume perdagangan sebesar 1,09 miliar saham dan turnover senilai Rp297,29 miliar.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham saham bank bank ganesha kaesang emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top