Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ingin Ajukan Pinjaman? Cek Suku Bunga Dasar Kredit Terbaru BTN

Bank BTN menetapkan SBDK untuk segmen bisnis kredit korporasi sebesar 8 persen, kredit ritel 8,25 persen, kredit KPR 7,25 persen, dan kredit konsumsi non KPR 8,75 persen.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 01 Oktober 2021  |  10:29 WIB
Ingin Ajukan Pinjaman? Cek Suku Bunga Dasar Kredit Terbaru BTN
Karyawati PT Bank Tabungan Negara memberikan penjelasan mengenai produk perbankan kepada nasabah di Jakarta, Senin (8/1). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BBTN) Tbk. menetapkan suku bunga dasar kredit rupiah (prime lending rate) terbaru untuk periode Oktober 2021.

Berdasarkan pengumuman SBDK yang dipublikasikan Harian Bisnis Indonesia Jumat (1/10/2021), Bank BTN menetapkan SBDK untuk segmen bisnis kredit korporasi sebesar 8 persen dan kredit ritel 8,25 persen. Sementara kredit KPR 7,25 persen dan kredit konsumsi non KPR 8,75 persen .

SBDK tersebut tidak berubah dari yang berlaku sebelumnya. SBDK digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh Bank kepada nasabah.

SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK. 

Dalam kredit konsumsi non KPR tidak termasuk penyaluran dana melalui kartu kredit dan kredit tanpa agunan (KTA). Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor Bank atau website Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

btn sbdk
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top