Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Punya Prospek Cerah Usai Stock Split, Bos BCA Minta Investor Ritel Jangan Emosional

Seperti yang telah diketahui, emiten perbankan berkode saham BBCA ini melakukan aksi stock split dengan rasio 1:5.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 14 Oktober 2021  |  11:10 WIB
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja - Istimewa
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Bos PT Bank Central Tbk. (BBCA) menilai setelah stock split saham BBCA memiliki prospek cerah sehingga dia meminta investor ritel jangan emosional dan berhati-hati.

Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengimbau investor ritel yang tidak terbiasa memegang fundamental bagus perlu berhati-hati karena investor asing akan dengan mudah melakukan aksi jual atau beli.

"Hati-hati karena ketika harga lagi tinggi investor asing siap take profit juga, jangan pikir bahwa ini unlimited, ini warning ya," jelasnya dalam sesi live Instagram, seperti dikutip Kamis (14/10/2021).

Dia menjelaskan ketika harga BBCA berada di level tertinggi asing akan melakukan taking profit. Namun sebaliknya, ketika ritel terlalu cepat menjual dan menyebabkan harga turun maka asing akan siap untuk membeli.

Oleh karenanya, Jahja menilai BBCA memiliki prospek yang baik sehingga dia menegaskan investor ritel jangan terlalu emosional dan perlu berhati-hati dalam berinvestasi.

"Jangan too emotional, bahwa prospek ke depan pasti bagus tetapi tidak sedemikian cepat, day by day akan naik terus jadi ini juga suatu strategi," paparnya.

Seperti yang telah diketahui, emiten perbankan berkode saham BBCA ini melakukan aksi stock split dengan rasio 1:5. Artinya satu saham yang ada saat ini akan dipecah menjadi lima saham baru.

Ini merupakan aksi stock split keempat yang dilakukan BBCA sejak listing. Adapun nilai nominal per saham BBCA sebelumnya adalah sebesar Rp62,5 dan akan berubah menjadi sebesar Rp12,5 setelah stock split.

Sementara itu, saham BBCA membuka perdagangan hari ini Kamis (14/10/2021) dengan menguat di level Rp7.600 per saham. Pada penutupan Rabu (13/10/2021), BBCA bertengger di level Rp7.525 per saham.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca stock split jahja setiaatmadja saham bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top