Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal Debt Snowball, Cara Lunasi Utang yang Tuai Pro-Kontra

Berikut ini cara kerja metode debt snowball untuk melunasi utang seperti dikutip dari Investopedia, Kamis (11/11/2021).
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 11 November 2021  |  16:31 WIB
Ilustrasi utang - Freepik
Ilustrasi utang - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – Para debitur pasti punya 1001 cara untuk melunasi utang, baik kredit maupun pinjaman. Simak penjelasan soal debt snowball, cara melunasi utang yang tuai pro-kontra.

Ada berbagai cara untuk melunasi utang. Mulai dari cara sederhana sampai yang rumit. Pinjaman bank hingga pinjam kerabat. Nah, salah satu metode yang bisa digunakan adalah debt snowball.

Lantas, apa itu debt snowball?

Metode debt snowball merupakan cara membayar utang dengan membuat daftar utang dari yang paling kecil hingga besar. Debitur harus menyisihkan uang untuk membayar utang, di mulai dari hutang yang terkecil. Pembayaran tagihan bulanan tetap dilakukan sesuai dengan jumlah minimunnya.

Seorang penyiar radio Dave Ramsey menyarankan metode ini agar para debitur memiliki keuangan yang sehat. Selain penyiar, Ramsey menulis buku mengenai program untuk keluar dari utang.

Berikut ini cara kerja metode debt snowball untuk melunasi utang seperti dikutip dari Investopedia, Kamis (11/11/2021).

1. Hutang diurutkan dari angka terkecil hingga tertinggi

2. Debitur membayar uang sebanyak mungkin untuk hutang pertama setiap bulan, sambil melakukan pembayaran minimum untuk semua hutang lainnya

3. Setelah hutang terkecil dilunasi, debitur mulai memasukkan uang ekstra setiap bulan ke hutang terkecil kedua, sambil terus melakukan pembayaran bulanan minimum untuk semua hutang lainnya

4. Debitur melanjutkan proses ini, melunasi setiap hutang dari yang terkecil hingga yang terbesar, sampai semua hutang dilunasi.

Suku bunga utang bukan merupakan faktor dalam memilih urutan pelunasan utang dengan menggunakan metode debt snowball. Beberapa tipe orang mungkin ada yang lebih memilih metode debt avalanche, yaitu membayar utang yang dimulai dengan utang dengan bunga tertinggi dan diakhiri dengan utang dengan bunga terendah.

Debt snowball pada kenyataannya bisa lebih efektif. Manfaat yang diberikan bukan hanya dari utang yang lunas, namun juga psikologis dari menghasilkan kemenangan setiap kali utang dibayar penuh.

Namun, metode ini menawarkan pro dan kontra untuk pembayaran utang. Sebelum menggunakan metode ini, simak keuntungan dan kerugian metode debt snowball.

1. Pro Debt Snowball

-Motivasi

Melunasi lima utang bisa tampak lebih mudah diatur jika dibuat dalam bentuk daftar dan pengingat. Debitur mungkin dapat merasa frustrasi dan keluar dari rencana pembayaran jika utang dengan bunga tertinggi dan terbesar harus dibayar pada awal rencana. Hal terpenting dalam metode ini adalah, punya motivasi dan keinginan yang kuat dalam melunasi utang.

-Mudah Diterapkan

Metode debt snowball mudah diterapkan karena debitur tidak perlu membandingkan tingkat persentase tahunan (annual percentage rates/APRs) untuk utang yang berbeda. Anda hanya perlu mengetahui saldo utang untuk menentukan peringkat setiap utang.

2. Kontra Debt Snowball

-Perbedaan minat

Debt snowball mungkin bukan pilihan terbaik untuk menghemat uang. Karena Anda memprioritaskan saldo di atas APR untuk pembayaran utang, Anda bisa membayar lebih banyak bunga dari waktu ke waktu.

-Membutuhkan Waktu yang Lama

Metode ini berfokus pada pelunasan utang sesuai jumlahnya dan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk melunasinya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit personal finance utang pinjaman
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top