Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ganti Bos, Sri Mulyani Harap LPEI Tak Sekadar Salurkan Kredit

LPEI memiliki fungsi-fungsi khusus di samping penyaluran kredit, yang membutuhkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif dari semua jajaran.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  21:43 WIB
Indonesia Eximbank - Bisnis
Indonesia Eximbank - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pembiayaan khusus pelat merah Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank diharapkan mampu terus mengoptimalkan perannya sebagai pendongkrak kinerja ekspor Indonesia. 

Hal ini diungkap Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani ketika memberikan sambutan dalam pelantikan Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI baru, Rijani Tirtoso yang menggantikan Daniel James Rompas. 

Menkeu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Daniel James Rompas yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk memperbaiki kinerja LPEI bersama seluruh jajaran direksi dan manajemen.

Menkeu berpesan kepada Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif yang baru dilantik agar bersama-sama seluruh jajaran untuk terus memperbaiki kinerja LPEI baik dari sisi keuangan maupun dalam fungsi dan tugas guna mendorong ekspor di Indonesia. 

Menurutnya, LPEI sebagai credit enhancer, sebagai facilitator, accelerator, maupun aggregator, merupakan fungsi-fungsi yang membutuhkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif dari semua elemen, termasuk direksi, pimpinan, dan manajemen. 

"Karena kita dihadapkan pada sebuah lingkungan dunia yang bergerak sangat cepat, dan ekspor merupakan salah satu engine growth yang sangat penting," ungkap Sri Mulyani dalam sambutannya di Kantor Pusat LPEI, Jakarta Selatan, Rabu (5/1/2022). 

Menkeu juga menitipkan pesan bahwa sebagai sebuah institusi yang dibentuk dengan undang-undang khusus, sifatnya sui generis, maka LPEI dirancang untuk mampu menghadirkan solusi yang tidak bisa diberikan oleh institusi biasa. 

Oleh karena itu, dalam menjawab permasalahan ekspor yang tidak biasa, terkait hal-hal struktural, fundamental dan kompleks, LPEI akan memiliki misi yang sangat berat. 

"Untuk bisa mencapai misi yang diharapkan, harus didukung oleh organisasi yang dibangun kuat oleh seluruh leadership, manajemen, dan jajarannya. Itu adalah kewajiban dari internal LPEI," ungkapnya. 

Antara lain, leadership, sumber daya manusia, sikap, kompetensi, profesionalisme, inovasi, kreativitas, integritas, merupakan tanggung jawab internal LPEI yang harus dibangun tidak hanya oleh Direktur Eksekutif, tetapi seluruh jajaran manajemen dan karyawan. 

Selain memberikan pesan kepada Direksi dan Jajaran LPEI, Menkeu juga memberikan arahan kepada Special Mission Vehicle (SMV) di lingkungan Kementerian Keuangan yang hadir untuk bisa turut menjadi solusi dalam misi pembangunan. 

SMV diminta mampu melakukan suatu tugas pembangunan yang kompleks, struktural secara sehat, tepat dan berkinerja baik.

Adapun, dalam penutupnya, Menkeu berharap kepada LPEI agar fokusnya kepada para pelaku bisnis kecil menengah dan juga berperan memberikan solusi bagi pembangunan. 

"Kalau kita bekerja sendiri-sendiri, terkotak-kotak, hasilnya pasti lebih buruk dan terbatas. Kalau bisa bersinergi, mampu menjawab bersama, pasti hasilnya jauh lebih powerful dan lebih besar. Itu privilege yang anda miliki dan itu yang disebut misi pembangunan. LPEI agar bekerja jauh lebih kreatif, tidak sekedar menyalurkan kredit," tutupnya. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN sri mulyani indonesia eximbank lpei
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top