Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Cuma Salim & Bukalapak, Carro hingga Grab Ikut Ramaikan Rights Issue Allo Bank (BBHI)

Allo Bank (BBHI) telah menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp478 per saham. Dengan demikian, perseroan akan mengantongi dana dalam aksi ini sebesar Rp4,8 triliun.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  15:15 WIB
Tak Cuma Salim & Bukalapak, Carro hingga Grab Ikut Ramaikan Rights Issue Allo Bank (BBHI)
Nasabah melakukan transaksi melalui aplikasi Allo Bank di Jakarta, Selasa (4/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi korporasi melalui penawaran umum terbatas atau rights issue PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) tidak hanya melibatkan PT Indolife Investama Perkasa (Group Salim) dan PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA), melainkan ada nama-nama besar lainnya yang turut berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Dalam prospektus perseroan pada Senin (3/1/2022), disebutkan Abadi Investments Pte. Ltd., H Holdings Inc. (Grab), dan Trusty Cars Pte. Ltd. (Carro) juga akan meramaikan rights issue Allo Bank. Masing-masing akan mengambil porsi 7 persen, 2 persen, dan 1 persen.

Dengan demikian, ada sebanyak enam investor yang bakal meramaikan rights issue BBHI senilai Rp4,8 triliun.

Diketahui, Allo Bank akan menerbitkan sebanyak 10,04 miliar saham biasa atas nama atau sebesar 86,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor saat ini dengan nominal Rp100 per saham.

Adapun, perseroan telah menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp478 per saham. Dengan demikian, perseroan akan mengantongi dana dalam aksi ini sebesar Rp4,8 triliun.

PT Mega Corpora (MC) sebagai pemegang saham utama Allo Bank dengan kepemilikan 90 persen telah menyatakan hanya akan mengambil bagian dan melaksanakan sekitar 30 persen dari seluruh HMETD yang menjadi haknya. Dana yang disiapkan oleh MC untuk melaksanakan sebagian haknya ini senilai Rp1,3 triliun.

Sisa hak HMETD yang tidak diambil oleh MC, dialihkan kepada Bukalapak sebanyak 2,49 miliar saham, lalu Abadi Investment Pte.Ltd. sebanyak 1,52 miliar saham, dan PT Indolife Investama Perkasa sebanyak 1,30 saham.

Selanjutnya, H Holdings Inc. sebanyak 448,74 juta saham, Trusty Cars Pte. Ltd. sebanyak 150 juta saham, dan PT CT Corpora sebanyak 408,31 juta saham.

Dengan demikian, kepemilikan saham di Allo Bank akan berubah dari posisi saat ini, yaitu Mega Corpora sebanyak 90 persen, lalu Ali Gunawan sebanyak 0,04 persen, dan sisanya masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5 persen sebanyak 9,96 persen.

Maka, struktur permodalan Allo Bank dengan asumsi hanya Pemegang Saham Utama dan Investor Strategis yang mendapatkan pengalihan HMETD dari Pemegang Saham Utama yang melaksanakan HMETD, yakni 63,82 persen dimiliki Mega Corpora, Bukalapak 12,05 pesen, Abadi Investments 7,34 persen, dan Indolife 6,29 persen.

Berikutnya, H Holdings 2,17 pesen, Trusty Cars 0,72 persen, CT Corpora 1,97 pesen, serta sisanya dimiliki oleh Ali Gunawan dan masyarakat masing-masing sebesar 0,02 persen dan 5,62 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bukalapak rights issue Bank Digital Allo Bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top