Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai 2 Hari Terkoreksi, Saham Bank Maspion (BMAS) Terbang 22,3 Persen Pada Sesi I

Saham Bank Maspion (BMAS) selama dua hari beruntun menutup perdagangan dengan terparkir di zona merah sejak Selasa (4/1/2022) dan Rabu (5/1/2022).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 06 Januari 2022  |  12:42 WIB
Usai 2 Hari Terkoreksi, Saham Bank Maspion (BMAS) Terbang 22,3 Persen Pada Sesi I
Logo Bank Maspion (BMAS) - Lapkeu 2019
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) terpantau menguat 365 poin atau melesat 22,39 persen ke level Rp1.995 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Kamis (6/1/2022).

Berdasarkan data RTI, saham BMAS selama dua hari beruntun menutup perdagangan dengan terparkir di zona merah sejak Selasa (4/1/2022) dan Rabu (5/1/2022), yakni masing-masing -1,69 persen ke level Rp1.740 per saham dan -6,32 persen ke level Rp1.630 per saham.

Sepanjang perdagangan hari ini, saham Bank Maspion bergerak di rentang Rp1.635-Rp2.000 dan dibuka ke level Rp1.635 per saham. Sementara itu, volume yang diperdagangkan sebanyak 1,05 juta saham dengan turnover senilai Rp2,01 miliar.

Dengan demikian, kapitalisasi pasar atau market capitalization (market cap) yang dimiliki emiten bersandi BMAS tersebut tembus menjadi Rp8,86 triliun.

Selama 6 bulan terakhir, saham Bank Maspion terpantau naik 62,86 persen dan tumbuh 578,57 persen selama setahun terakhir.

Sementara, saham PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) menjadi saham paling tersungkur pada akhir sesi I perdagangan hari ini, yakni terkoreksi 9 poin atau -5,06 persen ke level Rp169.

Saham BABP kembali berada di zona merah sejak perdagangan Rabu (5/1/2022), yang ditutup melemah 4,81 persen ke level Rp178. Sepanjang perdagangan, saham BABP berada di rentang Rp168-Rp180 dan dibuka ke Rp178.

Adapun, volume yang diperdagangkan sebanyak 72,85 juta saham dengan turnover senilai Rp12,47 miliar. Dengan begitu, market cap Bank MNC Internasional menjadi Rp4,97 triliun.

Jika menilik pergerakan saham selama 6 bulan terakhir, saham Bank MNC Internasional terkoreksi 41,18 persen. Meskipun demikian, saham BABP tumbuh 21,29 persen selama setahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank maspion saham bank emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top