Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengguna BRImo Mencapai 14,14 Juta Hingga Akhir 2021

Penggunaan QRIS BRI terus mengalami peningkatan, seiring digitalisasi yang semakin bertumbuh, terlebih di masa pandemi.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 26 Februari 2022  |  19:56 WIB
Gedung Bank Rakyat Indonesia - Ilustrasi
Gedung Bank Rakyat Indonesia - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Aplikasi mobile banking BRImo, besutan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) telah diakses oleh 14,14 juta pengguna hingga akhir 2021.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani menyatakan aplikasi BRImo dilengkapi dengan fitur penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS, sehingga dapat mempermudah transaksi nasabah.

Tercatat, transaksi di BRImo, termasuk yang menggunakan QRIS tumbuh 66,24 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 1,27 miliar transaksi dengan nominal mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 119,26 persen.

“Masifnya penggunaan QRIS menggambarkan bahwa ekosistem bisnis di Tanah Air semakin matang mengadopsi pembayaran digital,” kata Handayani, baru-baru ini.

Selain itu, Handayani mengungkapkan BRI juga siap memacu penggunaan QR Cross Border untuk transaksi ritel lintas batas antar negara. Upaya ini dilakukan secara konkret dan konsisten mendukung Bank Indonesia (BI) yang berkolaborasi dengan negara-negara di kawasan Asean.

Di mana, Bank Indonesia, Bank Sentral Malaysia, dan Bank Sentral Thailand telah meluncurkan uji coba QR Cross Border bagi konsumen dan pedagang di negara-negara kawasan tersebut. Hal ini sejalan dengan roadmap Financial Stability Board yang didukung oleh Presidensi G20 2022.

Adapun, tujuan dari adanya uji coba QR Cross Border, yakni agar transaksi lintas batas lebih cepat, murah, transparan, inklusif, aman, dan efisien.

“Hal ini akan memudahkan transaksi WNI yang sedang berada di luar negeri. Selain itu, adanya QR Cross Border juga sekaligus memfasilitasi WNA dari negara-negara asal yang memiliki kerja sama terkait ini,” ungkapnya.

Handayani menuturkan penggunaan QRIS BRI terus mengalami peningkatan, seiring digitalisasi yang semakin bertumbuh, terlebih di masa pandemi.

Hingga Agustus 2021, pembayaran menggunakan QRIS BRI meningkat signifikan dengan volume transaksi tumbuh sebesar 200 persen yoy. Hal itu tak terlepas dari upaya konsisten BRI dalam mengakuisisi merchant.

Sementara itu, jumlah merchant BRI saat ini tercatat mencapai 500.000 merchant dan akan terus bertambah. Selain itu, perseroan juga terus menambah saluran pembayaran QRIS, baik melalui Electronic Data Capture atau EDC maupun Application Programing Interface (API) kepada online merchant.

“BRI akan terus berkomitmen meningkatkan layanan melalui QRIS, baik di dalam negeri maupun negara-negara yang terikat kerja sama sehingga value yang dirasakan oleh masyarakat lebih optimal,” lanjutnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan bri QRIS
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top