Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gaet Insurtech Fuse, Pendapatan Premi Mega Insurance Terdongkrak

Kerja sama antara PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) dan PT Fuse Teknologi Indonesia berbuah manis yang memicu kenaikan pendapatan premi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  03:39 WIB
Ilustrasi asuransi. ANTARA/Shutterstock - pri.
Ilustrasi asuransi. ANTARA/Shutterstock - pri.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) merasakan sendiri berkah bermitra dengan penyelenggara insurance technology atau insurtech Fuse besutan PT Fuse Teknologi Indonesia.

Managing Director Mega Insurance Tomy Ferdiansah menjelaskan untuk mengikuti perkembangan asuransi digital, kerja sama dengan Fuse terjalin sejak 2020 meliputi penjualan jenis ritel dan korporasi untuk produk asuransi kendaraan, properti, dan lainnya.

"Fuse menawarkan kanal dan akses terlengkap dan terluas melalui platform teknologinya jika dibandingkan dengan insurtech lain. Fuse memberikan kontribusi gross written premium [GWP] sebesar Rp5,1 miliar pada 2020 untuk Mega Insurance, kemudian tumbuh sekitar 800 persen [year-on-year/yoy] menjadi lebih dari Rp40,7 miliar pada tahun 2021," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (30/3/2022).

Tomy mengakui platform yang dikembangkan Fuse merupakan one stop solution yakni mudah diakses, memiliki fitur lengkap dan punya lebih dari 70.000 tenaga pemasar alias partner. Artinya, ekosistem digital yang dikembangkan Fuse turut membantu meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.

Tomy merekomendasikan Fuse ke perusahaan asuransi yang ingin bekerja sama dengan insurtech untuk memperluas pangsa pasar.

"Sebagai partner Fuse kategori Titanium, kerja sama merupakan hal penting untuk mengembangkan produk mulai dari branding hingga sales. Insurtech merupakan salah satu cara beradaptasi di kondisi saat ini dan kami Mega Insurance memilih Fuse karena mempunyai kelebihan-kelebihan tersendiri," ujar Tomy.

Sementara itu, Co-founder dan Chief Operating Officer (COO) Fuse Ivan Sunandar mengungkap insurtech terus memperkuat peran sebagai katalisator, terutama lewat menawarkan platform teknologi yang menjadi kanal alternatif untuk mendistribusikan produk asuransi untuk menjangkau konsumen akhir secara efektif. 

Fuse terus berkomitmen untuk mengembangkan teknologinya dalam membantu perusahaan asuransi dan tenaga pemasar/ partner mendistribusikan produk asuransi. Tak hanya dalam hal distribusi, kerja sama dengan perusahaan asuransi juga mencakup pengembangan produk asuransi dengan biaya efektif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen akhir.

"Sebagai platform teknologi yang independen, Fuse memposisikan perusahaan asuransi sebagai partner kunci dalam ekosistem asuransi digital. Banyak inovasi teknologi yang kami kembangkan untuk mendefinisikan kembali proses pembelian dan klaim produk asuransi. Karena itu, kami mendukung perusahaan asuransi dalam memberikan pengalaman asuransi bagi tenaga pemasar dan juga konsumen akhir," ungkap Fuse.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

premi asuransi penetrasi asuransi insurtech
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top