Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BSI (BRIS) Fokus Garap Ekosistem Islam dan Digitalisasi di 2022

Bank Syariah Indonesia tahun ini akan memperkuat kinerja berkelanjutan dengan fokus pada 9 segmen utama pengembangan ekosistem Islam.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 28 April 2022  |  19:05 WIB
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) tahun ini akan memperkuat kinerja berkelanjutan dengan fokus pada 9 segmen utama pengembangan ekosistem Islam. Selain itu, perseroan juga terus mendorong pengembangan digitalisasi layanan perbankan.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia atau BSI Hery Gunardi memaparkan bahwa pengembangan ekosistem muslim bakal didorong melalui optimalisasi ekosistem masjid, haji, dan umrah, Ziswaf, lembaga pendidikan berbasis Islam, industri fesyen serta e-commerce, industri makanan dan minuman, kesehatan, ekspor impor, dan wisata halal.

“Hal ini tentu menjadi segmen potensial yang harus terus digarap oleh Bank Syariah Indonesia yang memang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri dalam pengembangan ekosistem halal dan ekosistem muslim,” ujar Hery, Kamis (28/4/2022).

Sementara itu, keberhasilan dalam menyasar ekosistem tersebut terlihat dari pertumbuhan zakat perusahaan yang tumbuh 22 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp35 miliar. adapun, jumlah number of account lembaga pendidikan naik 45 persen yoy, serta tumbuhnya ekosistem masjid lebih dari 30.000.

Di sisi lain, emiten dengan kode saham BRIS ini juga akan fokus pada digitalisasi. Hingga Maret 2022, pengguna aktif BSI Mobile telah mencapai 3,77 juta atau tumbuh 124 persen yoy.

Peningkatan tersebut diakibatkan oleh perubahan perilaku masyarakat yang mulai beralih ke e-channel BSI Mobile, ATM maupun internet banking. Hery mengatakan bahwa secara keseluruhan lebih dari 96 persen nasabah SBI sudah mulai digital savvy.

Dia menambahkan strategi digitalisasi yang ditempuh BSI menghasilkan dampak positif, yakni jumlah transaksi BSI Mobile mencapai 55,11 juta, tumbuh signifikan sekitar 276 persen yoy. Hal ini mendorong pertumbuhan fee based income menjadi Rp58,94 miliar.

Perseroan juga serius menghadirkan beyond banking dalam satu genggaman melalui BSI Mobile. Fitur-fitur inovatif seperti biometrik, transaksi yang lengkap, fitur islami, pelunasan haji dan pembayaran umrah, gadai serta pembiayaan emas akan terus dikembangkan perseroan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BRIS Bank Syariah Indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top