Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IFG dan Indonesia Re Diusulkan Dapat PMN Total Rp9 Triliun di 2023

IFG diusulkan menerima PMN Rp6 triliun dan Indonesia RE Rp3 triliun.
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). /Antara Foto-Aprillio Akbar
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). /Antara Foto-Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian BUMN mengusulkan penambahan penyertaan modal negara (PMN) kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia atau Indonesia Financial Group (IFG) dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re dengan total senilai Rp9 triliun.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, tambahan PMN tunai untuk RAPBN Tahun Anggaran 2023 untuk Indonesia Re diusulkan senilai Rp3 triliun.

Dalam paparannya, tambahan modal tersebut ditujukan untuk pengembangan usaha Indonesia Re dalam rangka perbaikan tingkat kesehatan untuk mendapatkan rating internasional guna penguatan kapasitas bisnis perusahaan.

"Tambahan permodalan dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas maupun meng-cover klaim ratio yang tinggi karena Covid dan karena peningkatan klaim di asuransi kredit," ujar pria yang akrab disapa Tiko itu dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN, Selasa (7/6/2022).

Sementara itu, BUMN juga mengusulkan tambahan PMN tunai kepada holding BUMN asuransi dan penjaminan IFG senilai Rp6 triliun.

Diusulkannya tambahan PMN untuk IFG tersebut karena terkait penugasan yang dilakukan oleh anak usaha IFG. Penugasan yang dimaksud adalah penugasan penjaminan kredit usaha rakyat (KUR) yang dijalankan oleh PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper