Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Pertegas Rating Obligasi BUMN di Bawah Kemenkeu PT SMI idAAA

PT Pemeringkat Efek Indonesia menegaskan kembali peringkat idAAA dan idAAA(sy) untuk obligasi dan sukuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI yang segera jatuh tempo.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  02:41 WIB
Pefindo Pertegas Rating Obligasi BUMN di Bawah Kemenkeu PT SMI idAAA
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia menegaskan kembali peringkat idAAA dan idAAA(sy) untuk obligasi dan sukuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI yang segera jatuh tempo. SMI adalah badan usaha milik negara di bawah Kementerian Keuangan.

Obligasi yang dimaksud adalah Obligasi Berkelanjutan II Tahap II/2019 Seri B PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI senilai 1,3 triliun.

Selain itu, Pefindo juga menegaskan kembali peringkat idAAA(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap III/2019 Seri B SMI senilai Rp417 miliar.

"Kesiapan SMI dalam melunasi obligasi dan sukuk tersebut didukung oleh posisi kas dan setara kas serta surat berharga sebesar Rp26,2 triliun pada 31 Maret 2022," tulis Pefindo melalui siaran persnya, Senin (27/6/2022).

Kedua surat utang tersebut akan jatuh tempo pada 28 Agustus 2022.

Adapun, SMI adalah badan usaha milik negara yang didirikan sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan menyediakan sumber pendanaan alternatif untuk pembiayaan proyek dan mempromosikan skema kerja sama

pemerintah dan badan usaha (KPBU). SMI sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi pt smi sarana multi infrastruktur
Editor : Anggara Pernando

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top