Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PIP Salurkan Pembiayaan UMi ke 509 Kabupaten/Kota

Pada semester I/2022, PIP mencatatkan portofolio penyaluran UMi ke 509 kabupaten/kota.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 26 Juli 2022  |  13:55 WIB
PIP Salurkan Pembiayaan UMi ke 509 Kabupaten/Kota
Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ririn Kadariyah memberikan sambutan dalam Seminar Digitalisasi UMKM Perempuan untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi: Harapan dan Tantangan yang merupakan side events G20 di Jakarta, Kamis (17/02/2022) - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mencatat pembiayaan Ultra Mikro (UMi) telah mencakup 509 kabupaten/kota atau hampir seluruh wilayah di Indonesia. Pembiayaan di luar Jawa terus mendekati separuh portofolio.

Direktur Utama Badan Layanan Umum (BLU) PIP Ririn Kadariyah memaparkan bahwa sejak 2017 hingga semester I/2022 total penyaluran pembiayaan ultra mikro (UMi) oleh pihaknya telah mencapai Rp22,04 triliun. Pembiayaan itu tersalurkan kepada 6,4 juta debitur.

Pada semester I/2022, PIP mencatatkan portofolio penyaluran UMi ke 509 kabupaten/kota, dengan 60 lembaga penyalur. Jumlahnya bertambah dari posisi 2021, yakni 503 kabupaten/kota dengan 55 lembaga penyalur.

"Pembiayaan UMi [oleh PIP] sudah mencakup 509 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia," ujar Ririn dalam konferensi pers PIP, Selasa (26/7/2022).

Menurut Ririn, terdapat tantangan dalam menyalurkan pembiayaan UMi ke lima kabupaten/kota sisanya. Faktor geografis menjadi salah satu kendala penyebab belum adanya lembaga penyalur yang bekerja sama dengan PIP di daerah-daerah tersebut.

PIP tidak menyalurkan pembiayaan UMi secara langsung kepada debitur, melainkan melalui lembaga keuangan bukan bank (LKBB). Ririn menyebut bahwa PIP akan berupaya mencari lembaga penyalur agar seluruh kabupaten/kota di Indonesia bisa masuk ke dalam portofolio pembiayaan UMi.

"Tantangan geografisnya masih sangat tinggi, sehingga untuk memberikan pelayanan di sana kami harus mencari mitra penyalur yang juga bisa membuka kantor, memberikan pelayanan di sana. Kebetulan, di wilayah-wilayah yang belum terlayani tadi, kami belum mendapatkan mitra yang bisa menjangkau wilayah tersebut. Kami akan upayakan sehingga bisa konsisten meningkat," ujar Ririn.

Dia menjabarkan bahwa dari sisi nilai penyaluran pembiayaan per Semester I/2022, 58,6 persen merupakan portofolio yang berada di Pulau Jawa dan 41,4 persen lainnya ada di luar Jawa.

Adapun, dari sisi jumlah debitur, 60,93 persen berada di Jawa dan 39,07 persen lainnya berada di luar Jawa.

"Harapannya kami juga bisa menjangkau masyarakat seluas mungkin," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pusat investasi pemerintah kredit ultra mikro pembiayaan mikro
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top