Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng Bank Sahabat Sampoerna, P2P Lending UMKM Restock.id Raup Pendanaan Rp50 Miliar

Restock.id juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan consumer goods sebagai penyediaan barang kebutuhan sehari-hari.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 30 Juli 2022  |  14:44 WIB
Gandeng Bank Sahabat Sampoerna, P2P Lending UMKM Restock.id Raup Pendanaan Rp50 Miliar
Logo Restock.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan peer to peer (P2P) lending segmen UMKM, Restock.id, berhasil meraup pendanaan senilai Rp50 miliar melalui kerja sama dengan Bank Sahabat Sampoerna.

CEO Restock.id. M. Tiar Karbala mengatakan kerja sama merupakan salah satu upaya perusahaan mendorong UMKM ke level internasional. Terutama, UMKM di segmen industri kreatif dan fashion e-commerce.

"Semangat Restock.id mengembangkan UMKM ke level internasional semakin diperkuat dengan adanya sinergi dengan Bank Sahabat Sampoerna," ujarnya via siaran pers, dikutip Sabtu (30/7/2022).

Selain perusahaan ritel fesyen, merek lokal yang menjalani kerja sama dengan Restock.id meliputi perusahaan di bidang kesehatan, seperti produsen masker dan hand sanitizer yang melakukan produksi massal.

Kemudian, Restock.id juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan consumer goods sebagai penyedian barang kebutuhan sehari-hari.

"Restock.id siap membiayai ekosistem yang sudah established. Dukungan diberikan dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga distribusi, baik online maupun offline di seluruh Indonesia,” lanjut Tiar.

Sebagai informasi, Restock.id menyalurkan pendanaan kepada UMKM senilai Rp1,2 triliun pada kuartal I/2022 dengan Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB90) 100 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm restock.id P2P lending
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top