Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asyik! Komisaris dan Direksi Bank Mandiri (BMRI) Raup Bonus Saham Rp53,25 Miliar

Komisaris dan Direksi Bank Mandiri (BMRI) meraup bonus saham senilai Rp53,25 miliar. Ini penjelasannya.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  17:08 WIB
Asyik! Komisaris dan Direksi Bank Mandiri (BMRI) Raup Bonus Saham Rp53,25 Miliar
Gedung Bank Mandiri - bankmandiri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Komisaris dan Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mendapat bonus saham perseroan dengan total 6,59 juta saham. Transaksi serentak pada 29 Juli 2022 ini dilaksanakan dengan harga Rp8.076,69. Alhasil, total transaksi ini bernilai Rp53,25 miliar.

“Perubahan kepemilikan saham tersebut dalam rangka pelaksanaan POJK No.45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum,” ujar Sekretaris perusahaan Bank Mandiri Rudi As Aturridha dalam surat kepada bursa, Rabu (3/8).

Pemberian bonus saham ini merupakan bentuk insentif atas kinerja Komisaris dan Direksi Bank Mandiri. Sepanjang tahun 2021, Bank Mandiri tercatat meraih laba bersih senilai Rp28,03 triliun atau tumbuh 66,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan remunerasi adalah imbalan yang ditetapkan dan diberikan kepada Direksi, Dewan Komisaris atau pegawai baik yang bersifat tetap maupun variabel dalam bentuk tunai atau tidak tunai, sesuai tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya.

Tercatat ada 5 komisaris yang mendapatkan bonus saham, yakni Rionald Silaban, Muhammad Yusuf Ateh, Nawal Nely, Faried Utomo, dan Arief Budimanta. Empat di antaranya meraih bonus saham sebanyak 219.400, terkecuali Yusuf Ateh yang mendapatkan 174.900 saham.

Dengan demikian, total saham yang diterima oleh lima jajaran komisaris dari emiten bank berkode saham BMRI ini mencapai 1.052.500 saham atau senilai Rp8,5 miliar.

Sementara itu, seluruh direksi BMRI yang berjumlah 12 orang, mendapatkan bonus sebanyak 5.541.000 saham atau Rp44.75 miliar. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi tercatat meraih bonus terbanyak dengan jumlah mencapai 541.800 saham atau senilai Rp4,37 miliar.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar berada di urutan kedua dengan raihan bonus Rp3,93 miliar atau sebanyak 487.600 saham.

Berikut daftar lengkap Komisaris dan Direksi perseroan yang menerima bonus saham BMRI:

Daftar

Jabatan

Jumlah Saham

Harga Saham

Nilai (Rp)

Rionald Silaban

Komisaris

219.400

8.076,69

1.772.025.786

Muhammad Yusuf Ateh

Komisaris

174.900

8.076,69

1.412.613.081

Nawal Nely

Komisaris

219.400

8.076,69

1.772.025.786

Faried Utomo

Komisaris

219.400

8.076,69

1.772.025.786

Arif Budimanta

Komisaris

219.400

8.076,69

1.772.025.786

Direksi

 

Darmawan Junaidi

Direktur Utama

541.800

8.076,69

4.375.950.642

Alexandra Askandar

Wakil Direktur Utama

487.600

8.076,69

3.938.194.044

Timothy Utama

Dir. Information Technology

367.100

8.076,69

2.964.952.899

Susana Indah K. Indriati

Dir. Corporate Banking

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Riduan 

Dir. Commercial Banking

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Panji Irawan 

Dir. Treasury dan International Banking

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Aquarius Radianto

Dir. Jaringan dan Retail Banking

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Toni Eko Boy Subari

Dir. Operation

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Agus Dwi Handaya

Dir. Kepatuhan dan SDM

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Rohan Hafas

Dir. Hubungan Kelembagaan

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Ahmad Siddik Badruddin

Dir. Manajemen Risiko

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Sigit Prastowo

Dir. Keuangan dan Strategi

460.500

8.076,69

3.719.315.745

Total

6.593.500

 

53.253.655.515

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank mandiri komisaris bank mandiri saham
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top