Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Aset Dana Pensiun Capai Rp330 Triliun per Juni 2022, OJK: Masih Rendah

Per Juni 2022, tercatat jumlah aset neto industri dana pensiun Indonesia mencapai Rp330 triliun atau tumbuh 4,72 persen.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 30 Agustus 2022  |  22:15 WIB
Aset Dana Pensiun Capai Rp330 Triliun per Juni 2022, OJK: Masih Rendah
Karyawan beraktivitas di dekat logo Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI di Jakarta, Selasa (28/6/2022). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dana pensiun di Tanah Air masih tertinggal dibandingkan industri keuangan lainnya meski setiap tahun terus tumbuh.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, industri dana pensiun merupakan salah satu industri yang tetap tumbuh dari tahun ke tahun, termasuk ketika dalam masa pandemi Covid-19.

"Pada Juni 2022, tercatat jumlah aset neto industri dana pensiun mencapai Rp330 triliun per Juni 2022 atau tumbuh 4,72 persen," ujar Ogi dalam sebuah seminar, Selasa (30/8/2022).

Pada periode yang sama, total investasi dana pensiun juga tumbuh 4,48 persen. Jumlahnya mencapai Rp321 triliun atau sekitar 97,14 persen dari total aset neto dana pensiun.

Namun, dari sisi penetrasi industri dana pensiun masih relatif kecil dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini menjadi salah satu tantangan yang memang dihadapi oleh industri dana pensiun di Indonesia, selain persoalan literasi, tata kelola, manajemen risiko, dan sumber daya manusia.

Menurut Ogi, jumlah kepesertaan dana pensiun di Indonesia baru mencapai 3,8 juta jiwa, sangat kecil dibandingkan dengan jumlah angkatan kerja di Indonesia yang mencapai 144 juta atau hanya sekitar 2,7 persennya saja.

"Oleh karena itu, penyelenggaraan program dana pensiun itu harus tetap didorong, baik itu pensiun sukarela termasuk di dalamnya adalah dana pensiun lembaga keuangan, perlu menyusun strategi untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap manfaat kepesertaan program pensiun, termasuk kepada masyarakat di sektor informal yang masih besar jumlahnya sekitar 60 persen daripada jumlah penduduk pekerja di Indonesia," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana pensiun OJK
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top