Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rupiah Menguat Setelah Pengumuman Pertumbuhan Ekonomi, Cek Kurs Dolar di BCA hingga Mandiri Hari Ini

Rupiah menguat sebesar 0,17 persen terhadap dolar AS pada pukul 09.19 WIB hari ini, Selasa (8/11/2022).
Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan - Bisnis.com 08 November 2022  |  10:35 WIB
Rupiah Menguat Setelah Pengumuman Pertumbuhan Ekonomi, Cek Kurs Dolar di BCA hingga Mandiri Hari Ini
Karyawati menghitung uang rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. di Jakarta, Selasa (16/8/2022). - Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat, Selasa (8/11/2022) setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III/2022 sebesar 5,72 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Mengutip data Bloomberg, rupiah mengalami penguatan sebesar 0,17 persen terhadap dolar AS pada pukul 09.19 WIB. Sementara itu, indeks dollar juga mengalami penguatan tipis sebesar 0,07 persen dan berada di level US$110,125.

Adapun mata uang asing juga terpantau bergerak bervariasi terhadap dolar AS, diantaranya ringgit menguat 0,04 persen di posisi 4.738, yuan Tiongkok bergerak melemah 0,19 persen, bath Thailand juga mengalami kenaikan 0,14 persen ke posisi 37.3570 per dolar AS, sedangkan rupee India menguat 0,63 persen di posisi 81.9175.

Sebelumnya, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam risetnya menyebutkan dari ekseternal sentimen datang dari pejabat China yang menegaskan komitmen untuk mempertahankan pembatasan pergerakan terkait Covid-19.

Selain itu, sentimen juga datang dari AS dengan non-farms payrolls yang meningkat, tetapi tingkat pengangguran naik menjadi 3,7 persen dari 3,5 persen di September.

Lantas, bagaimana kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI hari ini (8/11/2022)?

Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 08.07 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.634 dan harga jual sebesar Rp15.654 berdasarkan e-rate.

Lalu, berdasarkan bank notes, BCA pada pukul 08.24 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp15.500 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.800 per dolar AS.

Kurs Dolar AS BCA (dalam rupiah)
KursBeliJual
TT counter15.50015.800
E-rate15.63415.654
Bank notes15.50015.800

Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 08.05 WIB masing-masing sebesar Rp15.638 dan Rp15.718 untuk e-rate.

Kemudian BRI menetapkan harga beli TT counter sebesar Rp15.610 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.810 per dolar AS.

Kurs Dolar AS BRI (dalam rupiah)
KursBeliJual
TT counter15.61015.810
E-rate15.63815.718

Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) pada pukul 09.13 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.650 dan harga jual sebesar Rp15.670 berdasarkan e-rate.

Lalu, Bank Mandiri menetapkan bank notes dengan harga beli sebesar Rp15.640 per dolar AS, sedangkan harga jual sebesar Rp15.690 per dolar AS.

Kurs Dolar AS Bank Mandiri (dalam rupiah)
KursBeliJual
TT counter15.47515.825
E-rate15.65015.670
Bank notes15.64015.690

Kurs Jual Beli Dolar AS di BNI

Adapun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan harga beli dan jual dolar AS untuk e-rate pada pukul 08.10 WIB masing-masing sebesar Rp15.698 dan Rp15.718

Untuk bank notes BNI pada 08.20 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.525 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.875 per dolar AS.

Kurs Dolar AS BNI (dalam rupiah)
KursBeliJual
TT counter15.52515.875
E-rate15.69815.718
Bank notes15.52515.875

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nilai tukar rupiah dolar as kurs perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top