Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Modalku Salurkan Pembiayaan Rp41 Triliun Sepanjang 2022

Modalku telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp41 triliun ke UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam
President Director Modalku Finance Steven Gunawan dalam acara konferensi pers bertajuk ‘Launching of Modalku Finance’ di Jakarta, Selasa (22/11/2022)/Bisnis-Rika Anggraeni
President Director Modalku Finance Steven Gunawan dalam acara konferensi pers bertajuk ‘Launching of Modalku Finance’ di Jakarta, Selasa (22/11/2022)/Bisnis-Rika Anggraeni

Bisnis.com, JAKARTA — Menjelang penutupan akhir tahun platform pendanaan digital berbasis teknologi finansial (financial technology/fintech), Modalku telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp41 triliun.

Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan mengatakan, penyaluran pembiayaan perusahaan sejauh ini sudah mencapai Rp41 triliun yang disalurkan kepada lebih dari 5,1 juta pinjaman UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Pencapaian ini didukung oleh sejumlah inisiatif yang Modalku lakukan.

Dia memaparkan, banyak kolaborasi dan ekspansi yang Grup Modalku telah lakukan pada tahun 2022 ini sehingga mendukung angka penyaluran perusahaan. 

“Beberapa inisiatif yang bisa kami bagikan adalah melakukan co-investment dengan Bank Index, melakukan kerja sama dengan berbagai pihak seperti Bank DBS dan Linkz Asia, serta mengakuisisi CardUp sebagai langkah ekspansi layanan payments,” ujar Iwan kepada Bisnis, Jumat (9/12).

Kemudian, Grup Modalku juga melakukan ekspansi di Asia Tenggara ke Vietnam dan di Indonesia, di mana untuk Indonesia perusahaan melakukan ekspansi ke Makassar sebagai kota pertama di luar Jawa. Grup Modalku juga melakukan kolaborasi dengan HSBC Singapura dengan memberikan fasilitas kredit senilai US$50 Juta atau sekitar Rp737 Miliar.

“Tidak hanya itu, baru-baru ini Grup Modalku masuk ke industri multifinance untuk memperluas solusi pembiayaan melalui akuisisi PT Buana Sejahtera Multidana yang sekarang bernama Modalku Finance,” ujar Iwan.

Iwan menyampaikan, untuk target penyaluran pembiayaan pada tahun 2023, perusahaan saat ini masih melakukan pembahasan dan belum bisa mengkonfirmasi terkait target pada tahun depan. Namun, melihat situasi ekonomi global yang tidak menentu, Modalku lebih menekankan prinsip kehati-hatian serta mempertahankan kulitas pendanaan.

Adapun dalam menghadapi tantangan ekonomi pada tahun depan, Modalku akan fokus untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak yang tentunya dapat menjadi solusi untuk perkembangan bisnis UMKM. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk terus memajukan perekonomian Indonesia dan tentunya menjangkau lebih banyak segmen di Indonesia.

“Kami selalu terbuka untuk memperluas jangkauan pembiayaan kami di seluruh Indonesia. Sejalan dengan strategi bisnis Modalku untuk masuk dalam industri neobank saat ini, kedepannya Modalku juga akan menyesuaikan fasilitas yang disediakan sesuai dengan strategi bisnis tersebut,” ujar Iwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper