Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Masih Ada di Play Store, Satgas Waspada Investasi Pastikan Pinjol Kredit Berlian Ilegal

Satgas Waspada Investasi (SWI) memastikan bahwa aplikasi Kredit Berlian ilegal.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  11:52 WIB
Masih Ada di Play Store, Satgas Waspada Investasi Pastikan Pinjol Kredit Berlian Ilegal
Ilustrasi pinjaman online atau pinjol - Dok. Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Satgas Waspada Investasi (SWI) memastikan bahwa aplikasi Kredit Berlian ilegal. Ketua SWI Tongam L. Tobing menyebutkan pihaknya telah memberikan pengumuman  tersebut pada November 2022.

“Kegiatan ini ilegal. Sudah diumumkan tanggal 10 November 2022,” kata Tongam saat dihubungi Bisnis, Selasa (24/1/2023).

Berdasarkan pantauan Bisnis, aplikasi Kredit Berlian terpantau masih tersedia di Play Store. Tidak hanya itu Kredit Berlian apk juga masih dapat diunduh melalui website. Di sisi lain, website resmi pinjol tersebut sudah tidak dapat dibuka.

Kredit Berlian merupakan platform pinjol yang menawarkan pinjaman Rp1.000.000-Rp 8.000.000. Adapun janga waktu pinjaman tang ditawarkan yakni 91 sampai 365 hari. Sementara itu, suku bunga tahunan maksimum 18 persen (tidak lebih dari 0,05 persen per hari).

Melansir laman resmi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada beberapa ciri-ciri pinjol ilegal yang dapat diamati oleh masyarakat. Pertama pinjol ilegal yakni tidak terdaftar atau tidak berizin dari OJK.

Selain itu, mereka menggunakan SMS atau WhatsApp dalam memberikan penawaran. Pinjol ilegal juga kerap jali memberikan pinjaman dengan sangat mudah dengan bunga atau biaya pinjaman serta denda yang tidak jelas.

Dalam menagih, pinjol ilegal kerap kali mengggunakan ancaman teror, intimidasi, bahkan pelecehan pada nasabah yang tidak dapat membayar. Mereka juga tidak memiliki layanan pengaduan dan tidak mengantongi identitas pengurus dan alamat kantor yang tidak jelas.

Masyarakat juga perlu memerhatikan bahwa biasanya pinjol ilegal meminta akses seluruh data pribadi yang ada di dalam gawai peminjam. Terakhir, pihak yang menagih tidak mengantongi sertifikasi penagihan yang dikeluarkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pinjol Pinjaman Online satgas waspada investasi OJK play store
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top