Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Neo Commerce (BBYB) Gelar RUPSLB 8 Agustus 2023, Bahas 4 Agenda

Bank Neo Commerce (BBYB) akan menggelar RUPSLB pada 8 Agustus 2023 untuk membahas 4 agenda.
Karyawan melayani nasabah di Digital Lounge PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) di Jakarta, Selasa (27/9/2022). Bisnis/Suselo Jati
Karyawan melayani nasabah di Digital Lounge PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) di Jakarta, Selasa (27/9/2022). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) berencana memperkuat struktur modal melalui rights issue dan private placement. Rencana ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Diberitakan sebelumnya, perseroan akan menggelar right issue atau PMHMETD VII sebanyak-banyaknya 5 miliar saham baru atas nama dengan nilai nominal Rp100 setiap saham. Selain itu, BBYB juga menggelar private placement sebanyak-banyaknya 1,2 miliar lembar saham atau 10 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor.

Dalam pemanggilan RUPSLB yang dirilis pada 17 Juli 2023 disebutkan kegiatan ini akan berlangsung pada Selasa, 8 Agustus 2023 mulai pukul 14.00 WIB bertempat di kantor pusat Bank Neo.

Ada 4 agenda yang akan dibahas pada RUPSLB tersebut. Pertama, persetujuan rencana melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) VII.

Kedua, persetujuan peningkatan modal ditempatkan dan disetor dalam rangka PMHMETD VII. Ketiga, persetujuan atas rencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Terakhir yaitu persetujuan peningkatan modal ditempatkan dan disetor perseroan dalam rangka PMTHMETD.

Sebelumnya, manajemen BBYB mengungkapkan bahwa dana dari hasil aksi PMTHMETD setelah dikurangi biaya-biaya, seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, termasuk namun tidak terbatas pada memperkuat modal inti.

Bank juga akan memakai dana untuk modal kerja pengembangan usaha berupa penyaluran kredit serta kegiatan operasional perbankan lainnya.

Berdasarkan laporan keuangan, BBYB telah mencatatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 34,8 persen pada kuartal I/2023, naik dibandingkan CAR pada periode yang sama tahun sebelumnya 33,22 persen.

Sementara itu, modal inti perseroan pada kuartal I/2023 telah mencapai Rp3,5 triliun, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,32 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper