Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

KBank dan Bank Maspion Perluas Basis Nasabah, Andalkan Digitalisasi

KBank dan Bank Maspion (BMAS) bakal memperluas basis nasabah ritel dan bisnis, dengan mengandalkan aspek digitalisasi.
KBank dan Bank Maspion/Istimewa
KBank dan Bank Maspion/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — KBank alias Kasikorn Bank, lembaga keuangan Thailand bersama entitas anak usahanya PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) asal Surabaya bakal memperluas basis nasabah ritel dan bisnis, dengan mengandalkan aspek digitalisasi

Executive Vice President of KBank Pattarapong Kanhasuwan menyebut hadirnya solusi perbankan baru ini juga sekaligus untuk mengakselerasi transaksi digital di Jawa Timur serta memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 40 juta jiwa, atau lebih dari separuh penduduk Thailand, Jawa Timur merupakan pasar penting bagi perbankan digital,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/2/2024).

Sebagaimana diketahui, transaksi digital di Jawa Timur berkembang pesat. Bank Indonesia Jawa Timur mencatat nominal transaksi QRIS di kawasan tersebut tumbuh 174,68% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year). 

Dengan peluang tersebut, keduanya akan memperkenalkan serangkaian solusi perbankan digital. Strategi tersebut mencakup integrasi layanan keuangan, seperti solusi faktur dalam platform digital melalui embedded finance, dengan fokus utama pada UMKM.

Nantinya, KBank berupaya memanfaatkan embedded finance untuk memberikan akses solusi finansial bagi bisnis lokal. 

Selain itu, KBank dan Bank Maspion sedang mempersiapkan peluncuran aplikasi mobile banking baru yang menawarkan solusi keuangan seperti pembayaran tagihan tanpa biaya dan platform yang efisien untuk pengajuan pinjaman. 

“Dengan pengalaman melayani lebih dari 23 juta pengguna di Thailand, Vietnam, dan Laos melalui aplikasi mobile banking K PLUS, KBank bertekad mencetak kesuksesan yang sama di Indonesia melalui Bank Maspion, sekaligus memaksimalkan laju adopsi mobile banking yang pesat dan luas di Indonesia,” ucap Pattarapong. 

Adapun, pada 2023, Bank Maspion telah menggandeng 4.655 merchant QRIS dan mencatatkan lebih dari 24 miliar transaksi. 

Lalu, pada akhir 2024, Bank Maspion menargetkan kerja sama dengan lebih dari 7.900 merchant QRIS untuk dapat menjangkau total minimal 12.500 merchant. Sementara itu, volume transaksi digital melalui QRIS akan ditargetkan mencapai angka Rp150 miliar.

Strategi KBank juga mencakup perluasan basis nasabah ritel untuk rekening giro dan tabungan melalui cabang fisik dan saluran digital Bank Maspion.

BMAS memiliki misi untuk membangun ekosistem yang berfokus pada wilayah Jawa Timur serta menarik nasabah ritel baru dengan menyediakan serangkaian solusi keuangan yang dipersonalisasi seperti pembayaran digital dan pinjaman pribadi.

Terkait nasabah korporat, KBank mewacanakan peningkatan pinjaman korporasi untuk bisnis lokal dan bisnis di Thailand pada sejumlah industri sasaran, sekaligus memperkuat pendapatan berbasis biaya. 

“KBank juga berencana meluncurkan pinjaman komersial dengan imbal hasil lebih tinggi dengan layanan cepat, dengan berfokus pada bisnis berkolateral memadai,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper