PEMBIAYAAN BNI SYARIAH Balikpapan baru tumbuh 5%

BALIKPAPAN:  BNI Syariah Cabang Balikpapan membukukan total penyaluran pembiayaan hingga kuartal I/2012 sekitar Rp3,2 miliar, 5% dari target tahunan Rp64 miliar, karena sepanjang Januari-Maret tahun ini berupaya memperkuat jaringan internal perusahaan.Kepala
Arma Editor | 17 April 2012 16:34 WIB

BALIKPAPAN:  BNI Syariah Cabang Balikpapan membukukan total penyaluran pembiayaan hingga kuartal I/2012 sekitar Rp3,2 miliar, 5% dari target tahunan Rp64 miliar, karena sepanjang Januari-Maret tahun ini berupaya memperkuat jaringan internal perusahaan.Kepala Cabang BNI Syariah Balikpapan Nurfi Majidi mengatakan penguatan internal, seperti perekrutan sejumlah karyawan baru, baru rampung dilaksanakan pada Maret 2012. Akibatnya, perolehan target yang diperoleh belum sesuai dengan harapan.“Memang masih belum “panas” karena baru rampung penguatannya. Mungkin pada kuartal II/2012 baru akan terlihat [perkembangannya],” ujarnya kepada Bisnis, hari ini.Dalam penyaluran pembiayaan, kata Nurfi, pihaknya lebih berkonsentrasi pada penyaluran pembiayaan konsumer yang ditargetkan menguasai 70% porsi penyaluran. Dia berpendapat penyaluran pembiayaan konsumer, seperti kredit kepemilikan rumah (KPR), lebih aman bagi bisnis perbankan.Penambahan karyawan yang baru saja dilakukan, kata Nurfi, ditempatkan pada penyaluran pembiayaan konsumer sehingga dia optimistis porsi tersebut bisa tercapai. Untuk mengimbangi hal tersebut, pihaknya juga sudah menyediakan karyawan baru pada pembiayaan produktif.Sampai saat ini, porsi pembiayaan konsumer dan produktif cukup berimbang karena pengajuan kredit produktif masih cukup besar. Nurfi mengatakan hal ini ditunjang oleh adanya tiga perusahaan migas besar yang ada di Balikpapan yang mampu menyediakan beberapa pos pekerjaan bagi perusahaan lokal.“Satu perusahaan migas saja memiliki puluhan sub pekerjaan. Ini yang mendorong tumbuhnya kredit produktif,” katanya.Selain dari KPR, Bank BNI Syariah juga akan meningkatkan porsi penyaluran dana talangan haji yang ditargetkan mencapai Rp2 miliar. Nurfi mengungkapkan pihaknya telah melakukan kerja sama dengan satu biro perjalanan terkait dengan fasilitas tersebut.“Semester I kami targetkan 3 kerja sama. Sementara sampai akhir tahun kami menargetkan bisa 4 sampai 5 kerja sama,” ujarnya.Dia berpendapat penyaluran dana talangan haji cukup menarik bagi bisnis perbankan syariah. Karena panjangnya daftar tunggu keberangkatan haji, Nurfi mengatakan banyak biro perjalanan yang menyediakan paket umroh sehingga bisa memperbesar pasar.Sementara untuk penghimpunan dana dari nasabah, BNI Syariah Balikpapan tercatat baru mengumpulkan dana sebesar Rp10 miliar dari target sebesar Rp80 miliar.Untuk menambah layanan kepada nasabah, Nurfi mengaku telah merencanakan penambahan kantor cabang di Balikpapan pada Semester II mendatang. Sebelumnya, dia mengajukan penambahan 6 kantor cabang yang akan juga akan diarahkan untuk wilayah Penajam Paser Utara.“Namun, sepertinya sinyal [penambahan cabang] yang disetujui cuma dua. Untuk itu kami arahkan di wilayah Balikpapan,” pungkasnya. (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top