Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KUR: BNI suntik 217 pedagang pasar

JAKARTA: PT Bank Negara Indonesia Tbk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp50,25 miliar kepada 217 pedagang Pasar Mayestik, Jakarta.KUR tersebut akan dimanfaatkan pada pedagang untuk kepemilikan tempat usaha sebanyak 353 kios.Pemberian fasilitas
Edwina
Edwina - Bisnis.com 16 Mei 2012  |  13:23 WIB

JAKARTA: PT Bank Negara Indonesia Tbk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp50,25 miliar kepada 217 pedagang Pasar Mayestik, Jakarta.KUR tersebut akan dimanfaatkan pada pedagang untuk kepemilikan tempat usaha sebanyak 353 kios.Pemberian fasilitas pembiayaan ini ditandai dengan penandatanganan MOU Serbu Pasar oleh Pemimpin BNI Sentra Kredit Kecil (SKC) Kramat, Faisal Arief S dengan Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya Jangga Lubis disaksikan CEO BNI Wilayah Jakarta Kemayoran Sondang Gayatri dan Deputy General Manager Divisi Bisnis Komersial & Kecil BNI Ayu Sari Wulandari.Ayu mengatakan pemberian fasilitas pembiayaan ini merupakan komitmen BNI  dalam mendukung pemanfaatan KUR untuk pengembangan dan pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM).“Penyaluran pembiayaan kepemilikan tempat usaha ini merupakan hasil kerjasama antara BNI dengan PD Pasar Jaya dan PT Metroland Permai yang ditunjuk sebagai developer," ujarnya, hari ini 16 Mei 2012.Selain bantuan pembiayaan kepada pedagang di Pasar Mayestik, BNI telah menyalurkan bantuan biaya lebih dari Rp50 miliar kepada para pedagang melalui Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) yang tersebar di seantero Jakarta, sepertiKoppas Mayestik, Koppas Cempaka Putih, Koppas Pasar Minggu, Koppas Ciracas, Koppas Cipete, Koppas Blok A, Koppas Pademangan Timur, dan Koperasi Pedagang Kue Subuh Blok M. Hingga April 2012, BNI telah menyalurkan KUR sebesar total Rp 7,8 triliun kepada 101 ribu usaha kecil di seluruh Indonesia. Mereka terdiri dari beberapa sektor usaha, yaitu sektor perdagangan (55%), sektor pertanian (33%), sektor jasa (8%), industri pengolahan (4%), dan sisanya untuk sektor-sektor lainnya. (EDW)  

 

JANGAN LEWATKAN: 

+ TRAGEDI SUKHOI: Jadi tanda tanya kenapa black box hangus terbakar

+ Antam turunkan harga buybackRp8.500 per gram

+ HARGA KOMODITAS: Indeks naik meski minyak terkoreksi

+ EURO bergerak flat

+ TRAFFIC HARI INI: Kendaraan menumpuk di sejumlah ruas

+ CUACA HARI INI: Hujan ringan hampir merata

+ HEADLINE HARI INI: Regulasi baru tak pro pebisnis


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top