Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPR BTN: Kredit rumah Rp2 triliun siap diguyurkan setiap bulan

- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  16:04 WIB
JAKARTA- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan dapat mengucurkan penyaluran kredit pemilikan rumah rata-rata setiap bulannya mencapai Rp2 triliun. 
 
"Artinya setiap hari kerja, kita harus bisa mengucurkan setidaknya Rp100 miliar," kata Direktur Mortgage & Consumer Banking BTN Irman A. Zahiruddin di Menara BTN, Jakarta, Rabu (16/1).
 
Dia menjelaskan suku bunga untuk KPR bersubsidi seperti yang telah ditetapkan adalah 7,25%. Kemudian, bagi harga rumah di bawah Rp250 juta, BTN menetapkan suku bunga selama dua tahun pertama adalah 8,5%.
 
Lalu, bagi rumah dengan harga di atas Rp250 juta, besar suku bunga selama dua tahun pertama adalah 7,49%. Sementara itu, BTN menargetkan total kredit konsumer untuk perumahan tahun ini mencapai Rp24 triliun.
 
Direktur Umum BTN Maryono mengatakan total kredit konsumer termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi, KPR non subsidi, kredit tanpa anggunan, dan kredit multiguna tahun lalu mencapai sekitar Rp20 triliun. 
 
"Peningkatan KPR subsidi dan non subsidi tahun ini ditergetkan naik sekitar 25-30%, karena potensi perumahan masih menunjukkan prospek yang baik," ujarnya.
 
Khusus untuk KPR pada 2012, BTN mencatat telah menyalurkan kredit bagi 73.900 unit rumah. Pada 2013, Maryono menargetkan dapat memenuhi seluruh target pembiayaan KPR bersubsidi yang ditetapkan pemerintah. 
 
"Dari target Kementerian Perumahan Rakyat sebanyak 121.000 unit, BTN sanggup menyerap seluruhnya," katanya.
 
Dia menjelaskan rasio pembiayaan perumahan melalui kredit di Indonesia terhitung masih rendah bila dibandingkan kondisi di luar negeri. Dengan 
pertumbuhan ekonomi mencapai 6-6,5%, sambungnya, segmen perumahan akan tetap tumbuh bagus. 
 
Oleh sebab itu, jelasnya, perlu adanya kerja sama dengan mitra pengembang dalam upaya meningkatkan penyaluran KPR pada masyarakat. (faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top