Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga BBM Naik, Bank Perlu Waspadai NPL Kredit Modal Kerja

Kenaikan harga bahan bakar minyak dinilai tidak akan terlalu berdampak signifikan terhadap kenaikan rasio kredit bermasalah di industri perbankan. Namun perlu diwaspadai dampaknya terhadap kredit modal kerja.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 18 November 2014  |  21:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kenaikan harga bahan bakar minyak dinilai tidak akan terlalu berdampak signifikan terhadap kenaikan rasio kredit bermasalah di industri perbankan. Namun perlu diwaspadai dampaknya terhadap kredit modal kerja.

Ketua Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menilai dampak kenaikan harga BBM akan sedikit berpengaruh terhadap debitur kakap yang mengakses kredit untuk kebutuhan modal kerja.

Ketika harga bahan bakar untuk transportasi naik, maka secara otomatis akan mengerek biaya produksi sehingga harga jual produk naik. Hal tersebut menyebabkan inflasi karena daya beli masyarakat menjadi menurun.

“Perusahaan kalau komponen biayaa produksinya naik, harga jualnya naik, akan dorong inflasi, akan ada pengaruh,” ujarnya, Selasa (18/11/2014).

Di sisi lain, lanjutnya, kenaikan harga BBM tidak akan banyak berpengaruh terhadap rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di industri perbankan.

Pasalnya, kelompok debitur pengakses kredit konsumsi umumnya tergolong kelompok masyarakat mampu yang sebenarnya tidak layak menerima subsidi BBM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

npl kredit konsumsi
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top