Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KLAIM AIR ASIA Untuk Satu Nasabah AXA Mandiri Belum Dibayarkan

PT Axa Mandiri Financial Services (Axa Mandiri) menyatakan belum bisa membayar klaim satu nasabah yang menjadi korban jatuhnya pesawat Air Asia pada akhir Desember tahun lalu.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 16 April 2015  |  18:51 WIB
Ilustrasi: Ekor pesawat AirAsia QZ8501 saat dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalteng, Minggu (11/1). - Antara/Prasetyo Utomo
Ilustrasi: Ekor pesawat AirAsia QZ8501 saat dipindahkan dari Kapal Crest Onyx ke tempat penyimpanan barang bukti di Pelabuhan Kumai, Kalteng, Minggu (11/1). - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA – PT Axa Mandiri Financial Services (Axa Mandiri) menyatakan belum bisa membayar klaim satu nasabah yang menjadi korban jatuhnya pesawat Air Asia pada akhir Desember tahun lalu.

Kartono, Axa Mandiri Director of Operations, menyatakan pihaknya sudah membayar lima dari enam penumpang yang diketahui menjadi nasabah perusahaan asuransi itu.

Dia mengatakan belum bisa membayar klaim satu nasabah karena usia semua ahli waris korban masih dibawah 17 tahun sehingga harus menunggu keputusan pengadilan.

“Kami sudah siap membayar klaim untuk satu nasabah yang tersisa, tapi kami masih tunggu penetapan pengadilan,” katanya, Kamis (16/4/2015).

Kartono mengatakan total klaim yang dibayarkan untuk seluruh korban Air Asia mencapai Rp1,3 miliar. Adapun, jumlah klaim tersebut dibayarkan dari dua jenis produk, yakni unit link dan credit life protection.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air asia
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top