Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Permintaan Seret, Dua BPD Pangkas Target Kredit

PT BPD Sumatera Barat atau Bank Nagari dan PT BPD Kalimantan Selatan alias Bank Kalsel berencana memangkas pertumbuhan krediti seiring pelemahan permintaan.n
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 24 Juni 2015  |  18:45 WIB
Permintaan Seret, Dua BPD Pangkas Target Kredit
Bank Nagari. - JIBI
Bisnis.com, JAKARTA -- PT BPD Sumatera Barat atau Bank Nagari dan PT BPD Kalimantan Selatan alias Bank Kalsel berencana memangkas pertumbuhan krediti seiring pelemahan permintaan.
 
Indra Wediana, Direktur Pemasaran Bank Nagari, mengatakan pertumbuhan kredit tahun ini dipatok 11%. Padahal sebelumnya bank kebanggan masyarakat Sumatera Barat ini menargetkan pertumbuhan kredit 12%.
 
"Kami tetap revisi turun menjadi 11% meski sampai Mei kami tumbuh Rp672 miliar atau sesuai target," ujarnya kepada bisnis.com, Rabu (24/6/2015).
 
Setali tiga uang, Bank Kalsel juga memangkas target pertumbuhan sebesar 300 bps. Supian Noor, Direktur Bisnis Bank Kalsel mengatakan, pertumbuhan kredit diharapkan mencapai 15% di akhir 2015 nanti. "Ada perlambatan, kami revisi anggaran pertumbuhan kredit tahun ini," ujarnya.
 
Per April 2015, penyaluran kredit Bank Kalsel tumbuh 9,5% menadi Rp7,35 triliun sedangkan penghimpunan DPK meningkat 25% menjadi Rp10,56 triliun. Supian menyebut pertumbuhan DPK lebih banyak disumbang oleh kenaikan dana giro yang berasal dari rekening pemda.
 
Secara industri, pertumbuhan kredit BPD hingga April 2015 tumbuh 12,75% menjadi Rp307,06 triliun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan rerata industri sebesar 10,4%.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyaluran kredit bank kalsel bank nagari
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top