Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Realisasi Asuransi Pertanian Baru 71.000 Hektar

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatat realisasi asuransi pertanian baru 71.000 hektar dari 1 juta hektar yang ditargetkan bersama pemerintah.
Bisnis.com, JAKARTA -- PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatat realisasi asuransi pertanian baru 71.000 hektar dari 1 juta hektar yang ditargetkan bersama pemerintah.
 
Budi Tjahjono, Direktur Utama Jasindo mengatakan realisasi ini tersebar di 16 provinsi yang mencakup 90 kabupaten. Sejumlah tentara di desa (Babinsa) juga dilibatkan untuk melakukan sosialisasi.
 
"Dari anggaran Rp150 miliar, sebesar Rp144 miliar untuk subsidi premi. Rp6 miliar untuk biaya termasuk Babinsa," kata Budi di gedung DPR, Kamis (26/11/2015).
 
Dia mengatakan perusahaan juga terus melakukan optimalisasi jangkauan. Saat ini 120 tenaga baru direkrut untuk melayani asuransi ini.
 
Budi mengatakan dari tarif Rp180.000/hektar/musim tanam yang diterapkan sebesar 80% premi disubsidi negara melalui APBN Perubahan 2015. Pemerintah menganggarkan Rp150 miliar untuk 1 juta hektar sawah. Sehingga petani cukup menanggung Rp36.000. Jika terjadi gagal panen maka petani dapat penggantian Rp6 juta untuk setiap hektarnya.
 
Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB OJK) sebelumnya mengatakan program asuransi ini telah mulai dipasarkan pada musim tanam Oktober lalu. Akan tetapi, realisai yang diharapkan jauh lebih rendah dari target yang direncanakan.
 
"Tidak mudah, petani tidak mengerti [perlunya asuransi pertanian], padahal mereka bayar [premi] 20%, 80% telah ditanggung pemerintah," kata Firdaus.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Anggara Pernando
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper