Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konversi ke Bank Syariah Lebih Berefek Dibandingkan Pemisahan Usaha

Konversi bank umum ke syariah dianggap lebih berdampak signifikan bagi pertumbuhan industri perbankan syariah.
Abdul Rahman
Abdul Rahman - Bisnis.com 16 Juni 2016  |  23:10 WIB
Bank Syariah Mandiri - Ilustrasi/Bisnis.com
Bank Syariah Mandiri - Ilustrasi/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Konversi bank umum ke syariah dianggap lebih berdampak signifikan bagi pertumbuhan industri perbankan syariah.

Pengamat ekonomi syariah Adiwarman Karim mengatakan bila industri bank syariah di Indonesia ingin cepat tumbuh, pilihan konversi lebih baik ketimbang dipisah alias spin off.

"Kalau cuma spin off mah enggak ada pengaruhnya, ujarnya di Jakarta, Kamis (16/6/2016).

Pria yang akrab disapa Adi ini menambahkan bila tetap dilakukan, pemisahan unit usaha syariah tidak akan berdampak besar bagi industri. Pasalnya, aset-aset UUS tersebut masih kecil dibanding bila bank umum yang dikonversi ke syariah.

Adi mencontohkan bila rencana konversi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Aceh menjadi bank umum syariah terwujud maka akan ada tambahan aset di industri sebesar Rp20 triliun.

 Selain itu, kata Adi, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik pemerintah daerah Aceh juga akan dikonversi ke syariah. "Jadi tahun ini ada dampak signifikan dari konversi bank umum konvensional menjadi bank syariah," katanya.

Berdasarkan catatan Bisnis, selain BPD Aceh yang dikonversi, bank umum syariah juga bakal bertambah dengan rencana spin off UUS PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top