Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menjelang Lebaran, Likuditas Bank Sumut dan Bank Jatim Tetap Terjaga

PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Utara (Bank Sumut) mengklaim tak ada gangguan likuiditas yang disebabkan oleh pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-14 bagi Aparatur Sipil Negara yang diberikan pada pekan lalu.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 12 Juni 2018  |  21:46 WIB
Bank Sumut - banksumut.com
Bank Sumut - banksumut.com

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Utara (Bank Sumut) mengklaim tak ada gangguan likuiditas yang disebabkan oleh pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-14 bagi Aparatur Sipil Negara yang diberikan pada pekan lalu.

Direktur Utama Bank Sumut Edie Rizlianto mengatakan, hal tersebut tidak berdampak terhadap likuiditas. Hal itu disebabkan oleh kebutuhan tersebut tidak terlalu besar dan masih relatif kecil jika dibandingkan dengan likuiditas Bank Sumut.

“Kalau dari yang saya baca, nilanya hanya 2% dari ekses likudiitas kami [Bank Sumut],” ujarnya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.

Senada, PT Bank Pembangunan Jawa Timur (Bank Jatim) juga mengatakan tak ada dampak signifikan dari pengeluaran yang berkeanaan dengan kewajiban Pemerintah Daerah menjelang hari raya Lebaran.

Meski begitu, Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Satyagraha mengatakan, hal tersebut sedikit berpengaruh pada komposisi DPK pada Juni.

“Berdampak pada posisi Juni, terutama untuk giro. Sementara pencairannya sendiri dilakukan pekan ini,” ujarnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Hal itu disebabkan oleh komposisi DPK pada giro umumnya merupakan pendanaan dalam kategori jangka pendek seperti gaji dan THR.

“Pencairan yang dilakukan pekan ini nilainya Rp1,9 triliun untuk gaji ke-13 dan THR, akhirnya komposisi giro turun karena pencairan dilakukan pada Juni in,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpd
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top