Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lini Kendaraan Topang Pertumbuhan Premi Asuransi Sinar Mas

Bisnis.com , JAKARTA -  PT Asuransi Sinar Mas (ASM) membukukan premi bruto hingga Desember 2018 (Unaudited) senilai Rp7,4 triliun, tumbuh 29,42% dibandingkan dengan perolehan tahun lalu yang senilai Rp5,74 triliun.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  08:14 WIB
Karyawati melayani nasabah, di kantor PT Asuransi Sinar Mas, Jakarta, Selasa (6/11/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Karyawati melayani nasabah, di kantor PT Asuransi Sinar Mas, Jakarta, Selasa (6/11/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com , JAKARTA -  PT Asuransi Sinar Mas (ASM) membukukan premi bruto hingga Desember 2018 (Unaudited) senilai Rp7,4 triliun, tumbuh 29,42% dibandingkan dengan perolehan tahun lalu yang senilai Rp5,74 triliun.

Direktur Asuransi Sinar Mas Dumasi MM Samosir mengatakan asuransi kebakaran memberi kontribusi terbesar dengan menyumbangkan premi senilai Rp2,63 triliun atau sekitar 35% dari total premi, disusul kemudian asuransi aneka senilai Rp1,86 triliun atau 25% dari total premi.

"Asuransi kendaraan bermotor (mobil) senilai Rp1,24 triliun atau 17% dari total, asuransi kesehatan senilai Rp530 miliar dan asuransi marine cargo senilai Rp517 miliar," kata Dumasi dalam rilis sebagaimana dikutip Bisnis.com, Rabu (20/2/2019).

Dumasi menambahkan pada 2019, perseroan menargetkan premi senilai Rp7,9 triliun tumbuh 6,75% dibandingkan dengan perolehan tahun lalu.

Adapun untuk mencapai target tersebut, sambungnya, perseroan akan mengoptimalkan lini usaha asuransi kebakaran,  kendaraan bermotor, dan asuransi kesehatan.

Disamping itu, Dumasi juga berharap lini usaha lainnya seperti asuransi marine cargo dan  asuransi kredit  perdagangan akan meningkat.

"Kabar gembira ASM menjadi salah satu dari beberapa perusahaan asuransi nasional yang mendapatkan persetujuan terkait asuransi marine cargo dari Kementerian Perdagangan, ini menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah," kata Dumasi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas
Editor : Anggi Oktarinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top