Kuartal I/2019, BTPN Syariah Cetak Kinerja Positif

BTPN Syariah membukukan kinerja yang positif sepanjang kuartal I/2019 yang tampak dari pertumbuhan pembiayaan, perolehan laba, maupun pertumbuhan aset.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 23 April 2019  |  13:03 WIB
Kuartal I/2019, BTPN Syariah Cetak Kinerja Positif
Direktur Utama PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) Ratih Rachmawaty (tengah) berbincang dengan Komisaris Utama Kemal Azis Stamboel (kiri) dan Ketua Dewan Pengawas Syariah Ikhwan Abidin seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Kamis (14/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPN Syariah) membukukan kinerja yang positif sepanjang kuartal I/2019 yang tampak dari pertumbuhan pembiayaan, perolehan laba, maupun pertumbuhan aset.

Sepanjang Januari – Maret tahun ini, pembiayaan yang disalurkan BTPN Syariah meningkat 20% menjadi Rp7,51 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai Rp6,24 triliun.

Pertumbuhan tersebut diiringi dengan prinsip kehati-hatian yang tercermin pada tingkat rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) sebesar 1,38%.

“Kami menjalankan fungsi intermediasi dengan sehat dan seimbang. Alhamdulillah, pembiayaan tumbuh dengan baik, dan rasio pembiayaan bermasalah masih terjaga. Ini mencerminkan bahwa nasabah kami telah memiliki sikap disiplin yang tinggi,” kata Ratih Rachmawaty, Direktur Utama BTPN Syariah seperti dikutip dari keterengan tertulis, Selasa (23/4/2019).

Dia melanjutkan bahwa perseroan konsisten melayani masyarakat prasejahtera produktif sejak 2010 atau ketika masih sebagai Unit Usaha Syariah BTPN.

Saat ini anak usaha PT Bank BTPN Tbk. itu melayani 3,5 juta nasabah aktif, yang mana 100% adalah perempuan keluarga prasejahtera produktif. Selain membuka akses keuangan, perseroan juga memperkuat perannya dalam memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup nasabah dengan berbagai program pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Membuat nasabah memiliki perilaku unggul yaitu berani berusaha, disiplin, kerja keras dan solidaritas, adalah tujuan utama kami. Dengan perilaku tersebut, mereka akan mudah gapai mimpi mereka dengan cara yang tepat. Jadi kunci keberhasilan juga ada di diri mereka,” ujarnya.

Hingga akhir kuartal I/2019, total laba bersih setelah pajak (NPAT) BTPN Syariah mencapai Rp288 miliar, tumbuh 36,0% secara year on year (YoY).

Adapun, total aset BTPN Syariah tercatat tumbuh 32% menjadi Rp12,54 triliun dari Rp9,49 triliun pada periode yang sama 2018. Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp7,82 triliun, tumbuh 17% (YoY) dari sebelumnya Rp6,70 triliun.

Perseroan masih memiliki permodalan yang mencukupi untuk menunjang ekspansi sepanjang tahun ini, yang tercermin dari rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) berada di posisi 39,4%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BTPN Syariah

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top