Genjot Kinerja, Tugu Insurance Andalkan Bisnis Korporasi dan Platform Digital

Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (Tugu Insurance) menilai kinerja positif pada kuartal I 2019 membuat perusahaan optimistis bisnisnya akan tumbuh pada tahun ini. Tugu Insurance akan mengandalkan bisnis korporasi dan platform digital untuk mendorong kinerja pada 2019.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 24 April 2019  |  12:21 WIB
Genjot Kinerja, Tugu Insurance Andalkan Bisnis Korporasi dan Platform Digital
Presiden Direktur PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk Indra Baruna didampingi direksi lainnya. - JIBI/Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (Tugu Insurance) menilai kinerja positif pada kuartal I 2019 membuat perusahaan optimistis bisnisnya akan tumbuh pada tahun ini. Tugu Insurance akan mengandalkan bisnis korporasi dan platform digital untuk mendorong kinerja pada 2019.
Hal tersebut disampaikan Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perusahaan di Jakarta, Rabu (24/04/2019). Dia menyampaikan optimisme Tugu Insurance terhadap kinerja tahun ini tercermin dari capaian pada kuartal I.
Dia menjelaskan, perusahaan membukukan premi secara konsolidasi per Maret 2019 senilai US$69,59 juta, meningkat 26,55% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy) senilai US$54,99 juta. Perseroan pun membukukan hasil underwriting konsolidasi US$14,91 juta per Maret 2019, meningkat 1,92% secara tahunan (year on year/yoy) dari sebelumnya US$14,62%.
Indra pun menyampaikan, premi induk dari anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini meningkat 11,27% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy), meskipun dia tidak merinci nilainya. Adapun, kinerja lainnya menurut dia akan disampaikan dalam public expose Tugu Insurance pada bulan depan.
"Peningkatan premi dan hasil underwriting terjadi baik di induk perusahaan maupun di anak perusahaan yaitu Tugu Reasuransi. Kami optimistis pendapatan premi akan meningkat lagi karena secara siklikal pembaruan premi dari akun-akun besar akan diperoleh pada awal kuartal III dan IV," ujar Indra, Rabu (24/04/2019).
Dia menyampaikan, bisnis korporasi masih menjadi tulang punggung bagi Tugu Insurance pada tahun ini. Meskipun begitu, pihaknya akan mendorong bisnis ritel dengan mengembangkan strategi digital.
Pengembangan platform digital tersebut, menurut Indra, dilakukan melalui optimalisasi integrasi sistem aplikasi asuransi untuk bisnis business-to-business (B-to-B) dan business-to-customer (B-to-C). Selain itu, pihaknya akan memanfaatkan sinergi bisnis di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui aplikasi MyPertamina dan LinkAja.
"Perseroan juga akan membangun ekosistem e-commerce sendiri untuk berbagai macam kemudahan dan manfaat, menciptakan layanan berbasis platform value bagi konsumen," ujar Indra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tugu pratama indonesia

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup