Tips Aman Bertransaksi Menggunakan Kartu Kredit

Sejumlah bank mewanti – wanti nasabahnya agar dapat terhindar dari kejahatan penyalahgunaan kartu kredit.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  10:58 WIB
Tips Aman Bertransaksi Menggunakan Kartu Kredit
Proses pencetakan kartu kredit edisi Asian Games 2018 di Unit Pembuatan Kartu Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/3/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA—Transaksi elektronik yang semakin mudah turut mendorong peningkatan transaksi menggunakan metode ini,  termasuk di dalamnya kartu kredit.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Martha, mengatakan bahwa kenaikan nilai transaksi kartu kredit pada Lebaran kali ini diperkirakan sebesar 7% - 10% dibandingkan dengan nilai transaksi rata-rata per bulan.

Namun, peningkatan transaksi pun biasanya disertai dengan ancaman keamanan bagi penggunanya.

Karena itu, sejumlah bank pun mewanti – wanti nasabahnya agar dapat terhindar dari kejahatan penyalahgunaan kartu kredit. Berikut adalah beberapa tips yang disarikan Bisnis dari beberapa bank agar tetap aman bertransaksi menggunakan kartu kredit.

1. Jangan pernah berikan PIN atau OTP (one time password) kepada orang lain.

Untuk keamanan ketika bertransaksi, penyedia kartu kredit biasanya akan mengirimkan PIN atau OTP sebagai salah satu cara untuk otentifikasi. Karena itu, selalu waspada apabila ada yang meminta PIN atau OTP sementara Anda tidak melakukan transaksi. Pelaku kejahatan dapat menyamar sebagai petugas bank dengan modus memperbarui data nasabah atau penawaran hadiah.

2. Pastikan alamat situs bank dan situs belanja online tertulis dengan benar.

Saat bertransaksi, biasakan mengetik alamat situs dengan benar. Hindari mengklik link yang dikirim ke email Anda apabila berasal dari pengirim yang tidak Anda kenali. Apabila harus mengklik link, pastikan alamat yang dituju benar – benar pada situs bank atau situs belanja online yang dimaksud.

3. Demi keamanan data, gunakan komputer atau perangkat mobile pribadi.

Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya penyusup yang masuk ke dalam jaringan. Penggunaan jaringan wifi public dapat membuat lalu lintas data yang Anda lakukan dibaca oleh pihak lain.

4. Hubungi kontak layanan pelanggan resmi yang biasanya tertera pada kartu kredit.

Apabila memerlukan bantuan, Anda dapat menghubungi layanan pelanggan yang biasanya tertera pada kartu kredit. Jangan pernah menghubungi nomor di luar layanan pelanggan yang tertera.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kartu kredit

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top