Bank Targetkan Bisnis Kartu Kredit Lebih Ekspansif di Paruh Kedua 2019

Kendati beberapa bank melaporkan penurunan kinerja bisnis kartu kredit dan pembiayaan syariah berbasis kartu, sejumlah bank menyatakan perkembangan transaksi selama paruh pertama tahun 2019 masih berjalan sesuai target.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 09 Juli 2019  |  15:51 WIB
Bank Targetkan Bisnis Kartu Kredit Lebih Ekspansif di Paruh Kedua 2019
Model memperlihatkan Kartu Kredit BCA Singapore Airlines KrisFlyer Visa Infinite saat peluncurannya, di Jakarta, Senin (3/12/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Kendati beberapa bank melaporkan penurunan kinerja bisnis kartu kredit dan pembiayaan syariah berbasis kartu, sejumlah bank menyatakan perkembangan transaksi selama paruh pertama tahun 2019 masih berjalan sesuai target.

PT Bank Central Asia Tbk., misalnya, menyatakan sales volume kartu kredit hingga bulan kelima tahun ini masih mampu tumbuh dua digit. Menurut Corporate Secretary PT Bank Central Asia Tbk. Jan Hendra, performa bisnis kartu kredit tersebut sudah sesuai ekspektasi.

“Hingga Mei sales volume kartu kredit sekitar Rp32 triliun atau naik 13%. Ini masih sesuai dengan target kami,” kata Jan Hendra kepada Bisnis, Senin (8/7/2019) malam.

Dia mengatakan untuk semester kedua nanti bisnis kartu kredit masih memiliki peluang untuk lebih moncer. Apalagi dengan adanya sejumlah momentum yang dapat dimaksimalkan untuk mendorong transaksi kartu kredit.

“Untuk bisnis kartu kredit, beberapa momen terjadinya kenaikan di semester II biasanya terjadi pada saat musim libur anak sekolah dan menjelang libur akhir tahun,” katanya.

Di lain pihak, Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk. juga menyatakan hal senda. Sebagai informasi, syariah card atau kartu kredit syariah merupakan salah satu dari empat bisnis consumer financing yang dilakukan CIMB Niaga Syariah, di samping pembiayaan pemilikan rumah, pembiayaan pemilikan mobil, dan personal financing syariah yang baru diluncurkan.

Menurut Sharia Banking Director CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara, perkembangan portofolio pembiayaan kartu di perseroan mencapai Rp700 miliar per Juni 2019. Adapun, jumlah pemegang kartunya berkisar 350.000 orang.

“Alhamdulillah sampai dengan Juni 2019 untuk bisnis syariah card masih on track sesuai target. Tren bisnis syariah card untuk semester I/2019 so far untuk CIMB Niaga Syariah dari sisi volume transaksi naik dibandingkan 2018,” katanya.

Salah satu kontributor pengerek volume transaksi syariah card tersebut yakni adanya produk baru yang diluncurkan akhir tahun lalu yakni Syariah Platinum Card.

Walau begitu, Pandji mengakui di samping kenaikan transaksi tersebut, bisnis kartu kredit mengalami penurunan dari sisi akuisisi nasabah baru, kendati dia tidak memerinci detail penurunannya.

“Untuk akuisisi nasabah baru di semester ini memang turun dibandingkan tahun 2018. Hal ini karena kami menerapkan perbaikan di sisi selection customer untuk mendapatkan kualitas bisnis yang lebih baik. Untuk semester II/2019 nanti kami targetkan ada kenaikan [akuisisi nasabah baru].”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kartu kredit

Editor : Emanuel B. Caesario

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top