Buruh Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS, Ini Himbauan Menkeu Sri Mulyani

Untuk diketahui, ribuan massa khususnya buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara hari ini, Rabu (2/10/2019).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  12:56 WIB
Buruh Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS, Ini Himbauan Menkeu Sri Mulyani
Masa aksi memadati Jalan Gatot Subroto di sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (30/9). Sejumlah masa yang terdiri dari Buruh, Mahasiswa dan Pelajar STM kembali menggelar aksi gabungan di hari terakhir masa kerja DPR periode 2014-2019./JIBI - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap aksi demonstrasi yang menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan berjalan dengan tertib.

"Saya berharap bahwa seluruh elemen masyarakat apapun pandangannya disampaikan dalam koridor yang tertib dan sesuai peraturan," ujar Sri Mulyani, Rabu (2/10/2019).

Untuk diketahui, ribuan massa khususnya buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara hari ini, Rabu (2/10/2019).

Selain menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, buruh juga menolak rencana revisi UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan menuntut revisi atas PP No. 78/2015 tentang Pengupahan.

Sri Mulyani berharap ekspresi dan aspirasi politik dari buruh bisa terwadahi dan diharapkan pula tidak ada kericuhan ataupun aksi anarkis dalam demonstrasi tersebut.

Sri Mulyani melanjutkan bahwa setiap kegiatan yang merusak pada akhirnya akan merusak bangsa kita sendiri karena semua fasilitas publik yang ada merupakan milik kita bersama.

"Indonesia adalah negara demokrasi yang sudah kita sepakati bersama, ada aturan yang kita sepakati bersama. Jadi demokrasi terkandung di dalamnya adalah perbedaan," ujar Sri Mulyani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
demo buruh

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top