Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Berita Populer FInansial, Ini Penyebab Simpanan Deposito Tetap Tumbuh Tinggi dan Ini yang Perlu Diwaspadai Soal Transfer Gratis di Tekfin

Kabar simpanan deposito yang tetap tumbuh tinggi jadi berita terpopuler kanal Finansial hari ini, Selasa (22/10/2019).
Oliv Grenisia
Oliv Grenisia - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  18:19 WIB
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Rabu (10/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan menata uang rupiah di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Rabu (10/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

1. Ini Dua Penyebab Simpanan Deposito Tetap Tumbuh Tinggi

Tingginya laju pertumbuhan simpanan berjenis deposito yang dikelola perbankan hingga Agustus 2019 disinyalir terjadi karena pengetatan likuiditas bank umum.

Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. David Sumual mengatakan, untuk menjaga dan meningkatkan likuiditas bank mengandalkan deposito sebagai sumber penghimpunan dana. Baca selengkapnya di sini

2. Iming-Iming Transfer Gratis di Fintech, Ini Yang Perlu Diwaspadai Menurut BI

Bank Indonesia menilai kebijakan yang dilakukan perusahaan teknologi finansial (tekfin) dalam menggaet pasar layanan keuangan masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik.

Salah satunya, bisnis financial technology (fintech) yang mulai marak menawarkan transfer antarbank secara gratis. Baca selengkapnya di sini

3. Bagaimana Cara Menghitung Pengeluaran Kebutuhan saat Pensiun?

Memasuki masa pensiun kerja, pendapatan yang dimiliki berkurang bahkan hilang dan disertai dengan pengeluaran yang terus bertambah.

Atas kondisi tersebut, maka perencanaan yang matang pada usia produktif perlu dilakukan sedini mungkin. Baca selengkapnya di sini

4. Kredit Masih Seret, Bank Minta GWM Kembali Dilonggarkan

Pelonggaran aturan Giro Wajib Minimum (GWM) dinilai masih perlu diambil oleh Bank Indonesia.

Pasalnya, pertumbuhan dana masyarakat di perbankan relatif terbatas dari pada penyaluran kredit, sehingga membuat posisi loan to deposits ratio (LDR) berada di atas ambang batas rata-rata bank sentral. Baca selengkapnya di sini

5. Bunga Tinggi, Bank Mencoba Mengikis Deposito

Sejumlah bank menjaga dengan ketat pertumbuhan dana murah agar tidak mengganggu rentabilitas. Hal itu dilakukan dengan mengikis deposito yang memiliki bunga tinggi.

Direktur Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa tidak semua bank mencatat dominasi deposito pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

deposito fintech
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top