Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank QNB Dapat Rp454 Miliar dari Penerbitan Obligasi

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (21/110), obligasi ini memiliki tingkat bunga 7,10% dengan jangka waktu 370 hari.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 21 November 2019  |  17:48 WIB
Bank QNB Kesawan
Bank QNB Kesawan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank QNB Indonesia Tbk. menyatakan telah menyelesaikan proses penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan I tahap II tahun 2019 dengan nilai pokok Rp452 miliar.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (21/110), obligasi ini memiliki tingkat bunga 7,10% dengan jangka waktu 370 hari.

Pada akhir semester pertama tahun ini, perseroan juga tercatat melakukan penguatan likuiditas lewat penghimpunan dana jangka panjang berupa pinjaman luar negeri.

Utang luar negeri jangka panjang tersebut dilakukan dalam beberapa tahap di bulan Juni 2019 dengan jumlah total US$75 juta dengan tingkat suku bunga komersial LIBOR +200 bps dalam jangka waktu dua tahun.

Apabila dikalikan dengan nilai tukar rupiah per hari transaksi sebesar Rp14,109 total nilai pinjaman yang didapatkan tersebut setara Rp1,06 triliun.

Sebagai informasi, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) QNB Indonesia pada kuartal ketiga tahun ini berada pada posisi 22,28%, naik 78 basis poin dari periode sama tahun lalu.

Sayangnya, peningkatan tersebut bukan disebabkan oleh peningkatan kinerja. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi Rp36 miliar, tetapi sudah turun dari rugi periode sama tahun lalu yang mencapai Rp158 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi qnb bank qnb kesawan
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top