BRI Raih Dua Penghargaan di Pertemuan Tahunan BI 2019

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dinobatkan menjadi Bank Pendukung UMKM Terbaik dan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik Pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 30 November 2019  |  11:53 WIB
BRI Raih Dua Penghargaan di Pertemuan Tahunan BI 2019
Pengunjung melintasi logo Bank BRI di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dinobatkan menjadi Bank Pendukung UMKM Terbaik dan Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik Pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019.

Penghargaan tersebut diterima langsung Wakil Direktur Utama Bank BRI Catur Budi Harto pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 di Jakarta, Kamis (28/11).

Usai menerima penghargaan, Catur menyebut prestasi ini adalah apresiasi terhadap komitmen perseroan yang konsisten terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia.

“Tidak hanya memberikan akses pembiayaan, Bank BRI juga melakukan berbagai upaya agar para pelaku UMKM dapat naik kelas diantaranya melalui pelatihan, pendampingan, inkubasi serta membuka akses pemasaran yang lebih luas,” ujar Catur seperti tertulis di keterangan yang diterima wartawan.

Sebagai informasi, hingga akhir kuartal III/2019 penyaluran kredit BRI sebesar Rp903,14 Triliun dan 77,60% diantaranya merupakan kredit UMKM.

Pada 2022 Bank BRI menargetkan porsi kredit UMKM mencapai 80% dari total portofolio kredit BRI.

BRI juga menjadi Bank Pendukung Pendalaman Pasar Uang Terbaik – Kelompok Transaksi Repurchase Agreement sesuai GMRA.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa perseroan secara aktif telah mendukung BI, utamanya terkait stabilitas moneter.

“Di tahun 2019, frekuensi transaksi REPO Bank BRI ke BI dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI (DJPb) meningkat 207% yoy, sementara untuk volume transaksinya meningkat 176% yoy. Hal ini menunjukkan bahwa Bank BRI mendukung akselerasi pengembangan dan pendalaman pasar keuangan di Indonesia,” imbuhnya.

Meningkatnya transaksi REPO dan Reverse REPO yang dilakukan oleh BRI tak terlepas dari usaha perseroan yang terus menambah jumlah counterparty.

Hal ini sejalan dengan perluasan cakupan counterparty mulai dari Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Konvensional, Industri Keuangan Non Bank (IKNB) hingga bank asing.

Saat ini jumlah counterparty BRI sebanyak 75. Iini meningkat apabila dibandingkan dengan tahun lalu yang berjumlah 61.

BRI merupakan salah satu pionir dalam transaksi REPO USD dan REPO to Maturity di Indonesia dan pada tahun lalu telah melakukan penandatanganan Global Master Repurchase Agreement dengan seluruh BPD di Indonesia.

Bank BRI juga telah mengantongi izin untuk melakukan transaksi REPO dengan nasabah non bank sejak tahun 2017 yang lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penghargaan, bank bri

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top