Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tersangka Kasus Jiwasraya Ditangkap, Kementerian BUMN Apresiasi Langkah Kejagung

Kementerian BUMN juga mendorong proses penyelesaian masalah ini berjalan terus dengan baik.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  19:14 WIB
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (6/12/2019) malam. JIBI/Bisnis - Ilham Budiman
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (6/12/2019) malam. JIBI/Bisnis - Ilham Budiman

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian BUMN mengapresiasi langkah Kejaksaaan Agung dalam penyelesaian kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kejagung pada Selasa (14/1/2020) telah menahan dan menetapkan status tersangka untuk tiga orang, yaitu Direktur Utama PT Hanson International Tbk. Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk. dan PT Inti Agri Resources Tbk. Heru Hidayat.

Staf Ahli Menteri BUMN Arya Sinulingga menyampaikan dalam penyelesaian masalah Jiwasraya, seluruh pihak sejalan dalam melakukan tugasnya .

"Kami apresiasi itu. Kan kerjaan BPK pada awalnya, setelah itu dari BPK dijaga Kejaksaan. Proses berjalan, Kementerian BUMN juga kerjakan bagiannya," katanya di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Kementerian BUMN juga mendorong proses penyelesaian masalah ini berjalan terus dengan baik.

"Yang pasti kami dorong proses yang dilakukan Kejagung," tambahnya.

Sebelum penetapan tersangka, Kejagung telah mencekal 10 orang yang berpotensi kuat menjadi tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Inisial sepuluh orang yang dicekal Kejaksaan itu Agung adalah HR, DYA, HP, MZ, DW, GLA, ERN, HH, BT, AS.

Kejagung mengungkapkan bahwa negara berpotensi mengalami kerugian Rp13,7 triliun akibat Jiwasraya berinvestasi pada 13 perusahaan bermasalah.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyebutkan bahwa Jiwasraya diduga melanggar prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi melalui investasi pada aset dengan risiko tinggi untuk mengejar high return.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn jiwasraya
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top