Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mandiri Tunas Finance Terima Sekitar 2.000 Pengajuan Keringanan Kredit

Saat ini perseroan sedang dilakukan langkah verifikasi terhadap pengajuan keringanan kredit dari nasabah.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  17:12 WIB
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Karyawati melayani nasabah di kantor Mandiri Tunas Finance, Jakarta, Rabu (9/8/2017). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menyatakan sudah ada sebanyak 2.000 pengajuan dari nasabah untuk mendapatkan program keringanan kredit akibat dampak penyebaran virus corona.

Direktur Sales dan Distribusi MTF Harjanto Tjitohardjojo menjelaskan saat ini sedang dilakukan langkah verifikasi terhadap pengajuan keringanan kredit dari nasabah.

"Saat ini, sudah ada 2.000 nasabah yang mengajukan keringanan kredit, kami sekarang sedang melalukan tahapan verifikasi sesuai standar yang ditetapkan APPI [Asosasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia]," ujarnya kepada Bisnis, Senin (30/3/2020).

Menurutnya pengajuan ini tidak berlaku untuk kendaraan yang telah melakukan over alih secara tidak resmi. Usai verifikasi rampung, tahapan selanjutnya, yaitu nasabah yang layak akan mendapatkan penundaan pembayaran angsuran kredit.

Lama waktu penundaan ini mulai dari tiga bulan sampai 12 bulan angsuran. Hal itu juga tergantung dari hasil survei dan verifikasi yang dilakukan oleh tim MTF.

Sebelumnya, Ketua APPI Suwandi Wiratno menjelaskan ada beberapa jenis keringanan yang ditawarkan kepada nasabah, di antaranya perpanjangan jangka waktu kredit, penundaan sebagian pembayaran, dan atau jenis keringanan lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan.

Para nasabah yang ingin mengajukan permohonan keringanan, harus memenuhi sejumlah syarat, antara lain terkena dampak langsung Covid-19 dengan nilai pembiayaan di bawah Rp10 miliar.

Kemudian, para pekerja sektor informal dan atau pengusaha UMKM, lalu tidak memiliki tunggakan sebelum 2 Maret 2020 atau pada saat Pemerintah mengumumkan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mandiri tunas finance restrukturisasi utang Virus Corona
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top