Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OJK: Debitur di Bawah Rp10 Miliar Silakan Direstrukturisasi

OJK memberikan relaksasi kepada debitur lembaga keuangan yang terdampak langsung maupun tak langsung oleh virus corona atau Covid-19.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 April 2020  |  16:57 WIB
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memberikan kata sambutan pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2019 dan Arahan Presiden RI di Jakarta, Jumat (11/1/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan menegaskan relaksasi atau keringanan dari lembaga keuangan dapat diberikan kepada debitur dengan nilai pinjaman di bawah Rp10 miliar.

Hal itu ditegaskan Ketua Dewan Komisaris OJK Wimboh Santoso dalam sesi telekonferensi, Minggu (5/4/2020) sore.

Wimboh menjelaskan OJK memberikan relaksasi kepada debitur lembaga keuangan yang terdampak langsung maupun tak langsung oleh virus corona atau Covid-19.

Hal itu tak terhindarkan lantaran saat ini banyak pelaku usaha yang terdampak kemampuannya untuk membayar cicilan kredit, terutama sektor pariwistas dan manufaktur.

"Bahkan ada yang setop produksi. Ini berpengaruh pada semua sektor usaha," ujar Wimboh.

Dengan kondisi itu, Wimboh mengatakan OJK memberikan kemudahan bagi lembaga keuangan untuk merestrukturisasi pembiayaan tersebut menjadi kolektibilitas satu atau lancar.

Dalam kondisi normal, jelas dia, langkah itu tidak bisa dilakukan lembaga keuangan kepada debitur yang tak mampu membayar cicilan.

"Ini akan berpengaruh pada pencadangan, yang membuat modal menjadi lebih sempit. Ini insentif kami."

Lebih lanjut, Wimboh merincikan bahwa debitur yang mendapatkan relaksasi kebijakan itu adalah mereka yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung dari wabah Covid-19 ini.

"Seperti sektor informal, nelayan dan yang mendapat kredit mikro lain. Restrukturisasi bisa diberikan kepada  debitur di bawah Rp10 miliar," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan OJK
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top