Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BCA Proyeksi Bisnis Kredit Kendaraan & Kartu Kredit Masih Lesu. Kenapa Ya?

Kredit konsumer BCA tumbuh moderat sebesar 3,0 persen yoy menjadi Rp154,9 triliun, sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  18:46 WIB
Nasabah melakukan transaksi perbankan di myBCA di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Rachman
Nasabah melakukan transaksi perbankan di myBCA di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. memproyeksikan penyaluran kredit kendaraan bermotor dan outstanding kartu kredit akan terus mengalami pelemahan.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2020, Bank BCA membukukan portofolio kredit yang tumbuh 12,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year) menjadi Rp612,2 triliun.

Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh kredit korporasi yang meningkat 25,4 persen yoy menjadi Rp260,4 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM naik 5,0 persen yoy menjadi Rp191,2 triliun.

Hal yang menjadi catatan adalah kredit konsumer yang tumbuh moderat sebesar 3,0 persen yoy menjadi Rp154,9 triliun, sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat.

Pada segmen kredit konsumer, KPR tumbuh 7,0 persen yoy menjadi Rp92,5 triliun, KKB turun 2,1 persen yoy menjadi Rp47,2 triliun, dan outstanding kartu kredit turun 3,7 persen yoy menjadi Rp12,4 triliun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pelemahan KKB dan kartu kredit sejalan dengan penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di kota-kota besar. Penerapan PSBB membuat masyarakat mengurangi penggunaan kartu kredit dan cenderung beralih ke digital payment.

Selain itu, penjualan mobil dan motor, berdasarkan informasi yang dia dapat menurun 70 persen hingga 80 persen.

"Kami perkirakan ke depan kedua sektor ini [KKB dan KK], akan melemah terus," katanya dalam paparan secara virtual, Rabu (27/5/2020).

Jahja mengakui, dalam rangka hari jadi BCA ke-63 yang dilakukan Februari 2020 lalu, pihaknya telah mengadakan expo yang memudahkan nasabah untuk membeli KPR maupun KKB. Namun, penambahan volume KPR dan KKB tersebut terhadap portofolio kredit BCA baru akan tercermin pada bulan setelah Maret 2020.

"Jadi, memang nampak bertahap secara umum," sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca kartu kredit kredit kendaraan
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top